Breaking News:

KENAIKAN BBM SUBSIDI

Demokrat Singgung Efisiensi Anggaran Hingga IKN di Tengah Wacana Pemerintah Naikkan Harga Pertalite

Politisi senior Partai Demokrat Sjarifuddin Hasan atau akrab disapa Syarif Hasan menyinggung soal rencana Pemerintah menaikan harga BBM pertalite.

Editor: Anne Maria
TribunBatam.id/istimewa untuk Tribun Batam
Salah satu SPBU milik Pertamina. Demokrat Singgung Efisiensi Anggaran Hingga IKN di Tengah Wacana Pemerintah Naikkan Harga Pertalite 

TRIBUNBATAM.id- Politisi senior Partai Demokrat Sjarifuddin Hasan atau akrab disapa Syarif Hasan menyinggung soal efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah di soal Ibu Kota Negara ( IKN) di tengah wacana kenaikan harga pertalite

Ia mengingatkan kepada Pemerintah soal rencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang disebut-sebut bakal diumumkan pekan ini.

Syarif mengatakan kenaikan harga BBM bakal memicu sulitnya menjaga distribusi energi itu, yang pada akhirnya memicu kenaikan angka inflasi.

“Kalau bbm naik, distribusi akan semakin meningkat. Jadi akan sulit untuk dihindari, inflasi pasti akan naik,” ujarnya.

Untuk itu, Syarif meminta pemerintah mempertimbangkan segala risiko sebelum menaikkan harga BBM.

“Kalau inflasi naik lagi rakyat makin sulit lagi. Dan inflasi tidak mengrnal yang miskin, semua rakyat akan mengalami,” tuturnya.

Syarif mengatakan sebelum memutuskan menaikkan harga Pertalite, sebaiknya pemerintah melakukan efisiensi anggaran dengan mengevaluasi komponen APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang tidak terlalu dibutuhkan.

Baca juga: Pakar Sarankan Pemerintah Perketat Pengawasan BBM Subsidi Daripada Naikkan Harga Pertalite Rp10.000

Baca juga: Berlaku September, Ini Daftar Kendaraan yang Boleh dan Dilarang Beli Pertalite

Baca juga: BBM Subsidi Bakal Dibatasi, Mobil LCGC Disarankan Pakai Pertamax Bukan Pertalite

“Kita tahu ada beberapa proyek infrastruktur yang mungkin bisa ditunda, seperti kereta api cepat yang minta supaya biayanya itu ditanggung oleh APBN oleh Pemerintah Indonesia, Pemerintah China mintanya begitu, ya kan,” kata Syarif Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2022).

Selain proyek kereta cepat yang dibebankan ke APBN, Syarif menyebut perlu ada evaluasi rencana pembangunan Ibu Kota Negara ( IKN) Nusantara.

“Karena apa IKN juga kan (awalnya) bukan dari APBN, tapi sekarang ternyata dari APBN kan. Nah ini juga perlu dilakukan evaluasi,” ujarnya.

“Jadi lagi-lagi, kami beranggapan itu (kenaikan BBM) adalah alternatif terakhir kalau harus dilakukan,” lanjut Syarif.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu menyatakan pemerintah akan menaikkan harga BBM subsidi, terutama jenis Pertalite, pada pekan ini.

(Tribunnews.com/Naufal Lanten)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Bakal Naikkan Harga Pertalite, Demokrat Singgung Efisiensi Anggaran hingga IKN

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved