Breaking News:

DISKOMINFOTIK ANAMBAS

Disnaker Anambas Berupaya Kembangkan Skill Pencari Kerja Tekan Pengangguran

Disnaker Anambas berupaya untuk mengembangkan program skill bagi para pencari kerja (pencaker) untuk menekan jumlah pengangguran.

TribunBatam.id/Novenri Halomoan Simanjuntak
Kabid Transmigrasi Pelatihan dan Penempatan Kerja (TPPK) Disnaker Kabupaten Kepulauan Anambas, Arnov saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (2/9/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Jumlah pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Kepulauan Anambas per tahun terus menurun.

Penurunan jumlah pencari kerja ini terlihat dari data kartu kuning atau AK 1 yang dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Anambas.

Kabid Transmigrasi Pelatihan dan Penempatan Kerja (TPPK) Disnaker Anambas, Arnov mengatakan, penurunan angka pencari kerja ini terhitung sejak tahun 2019 hingga tahun 2022.

Rinciannya, sepanjang tahun 2019 jumlah pencaker tercatat cukup banyak dengan angka 413 orang.

Selanjutnya, sepanjang tahun 2020 turun diangka 131 orang. Demikian ditahun 2021 juga terus menurun menjadi 122 orang.

"Untuk tahun 2022 hingga per tanggal 2 September ini, jumlah pencaker yang tercatat dari data AK 1 turun hingga 113 orang," ucapnya kepada TribunBatam.id, Jumat (2/9/2022).

Arnov mengungkapkan, pada dasarnya para pencari kerja di Anambas akan membuat kartu kuning atau AK 1 apabila adanya informasi lowongan kerja yang buka khususnya dari perusahaan.

"Sementara jarang ada yang buat kartu kuning untuk cari kerjaan di luar. Paling kalau dihitung hanya satu sampai dua orang aja," sebutnya.

Menurutnya, adapun faktor penurunan angka pencaker di Anambas disebabkan oleh berbagai hal.

Seperti minimnya lapangan kerja swasta, tingginya biaya hidup hingga terbatasnya jumlah perusahaan yang ada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved