Rabu, 15 April 2026

BERITA KRIMINAL

Upaya Tim Forensik Polda Sulsel Ungkap Identitas Mayat Tanpa Kepala di Luwu

Warga Luwu dibuat geger dengan penemuan mayat tanpa kepala, Kamis (1/9) siang. Tim forensik Polda Sulsel sedang bekerja mengungkap identitas mayat itu

TribunBatam.id/Kompas.com/Dokumentasi Polres Luwu
Tim Inafis Polres Luwu, mendatangi lokasi penemuan jenazah tanpa kepala di Desa Ilan Batu Uru, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (2/9/2022). Tim Forensik Polda Sulawesi Selatan masih berupaya mengidentifikasi mayat yang ditemukan oleh warga saat memasang perangkap biawak. 

LUWU, TRIBUNBATAM.id - Tim forensik Polda Sulawesi Sellatan masih berupaya untuk mengungkap identitas mayat tanpa kepala yang ditemukan di Sungai Lamasi, Desa Ilan Batu Uru, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu.

Tim Forensik Polda Sulawesi Selatan yang dipimpin Dokter Denny Mathius mengatakan, proses autopsi di RSUD Sawerigading yang berjalan selama tiga jam lebih itu telah mengambil beberapa sampel untuk mengungkap identitas mayat tanpa kepala itu.

Dokter Denny Mathius yang memimpin tim forensik Polda Sulawesi Selatan tak mengelak, sulitnya proses identifikasi karena kondisi mayat yang tanpa kepala.

Namun menurutnya, ada beberapa cara yang tim forensik telah lakukan, semoga ke depan akan menjadi jawaban identitas dari orang atau korban ini.

“Beberapa sampel telah kami ambil untuk proses di laboratorium baik di patologi maupun di pemeriksaan DNA nanti kami akan rampungkan, waktunya sekitar 2 bulan,” ucap Denny saat dikonfirmasi di RSUD Sawerigading, pada Sabtu (3/9/2022) sore.

Ia menambahkan jika proses autopsi berdasarkan surat permintaan dari Polres Luwu.

Baca juga: PENEMUAN MAYAT DI BATAM, Seorang Pria Tewas di Kamar Kos, Sempat Nongkrong Bareng Teman

Warga Desa Ilan Batu Uru, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sebelumnya menemukan jasad pria tanpa kepala di Sungai Lamasi.

Kondisi jasad yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan dalam kondisi membusuk, tanpa mengenakan pakaian dan dengan posisi miring di sela-sela batu bercampur ranting kayu.

Berdasarkan informasi bahwa jenazah ditemukan oleh AN (25) bersama IS (19) pada Kamis (1/9/2022) pukul 11.30 Wita.

Keduanya menuju ke Sungai Lamasi untuk memasang perangkap Biawak.

Namun, saat berada di pinggir sungai, terlihat ada sosok manusia yang posisinya seperti sedang tidur dan tercium bau bangkai.

Baca juga: Penemuan Mayat Pria Penuh Luka Bakar di Ciamis, Sunardi Diduga Akhiri Hidup

Pantauan Kompas.com di RSUD Sawerigading, terdapat warga asal Kabupaten Gowa yang diambil sampel DNA-nya untuk dicocokkan apa ada kesamaan atau tidak.

Sebab, warga tersebut beberapa pekan lalu melaporkan keluarganya yang hilang di wilayah penemuan jenazah tersebut yang merupakan pekerja tower.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Amran Amir)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved