Breaking News:

Tarif Baru Bus Antar Kota Setelah Harga BBM Bersubsidi Naik, Lengkap Rute Pulau Jawa hingga Sumatera

Tarif angkutan antar kota langsung naik imbas dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Berikut rincian harga tiket bus antar kota terbaru.

Editor: Anne Maria
(KOMPAS.com/Tria Sutrisna)
Seorang petugas SPBU di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, mencopot papan harga bensin Pertamax 92 seiring dengan kenaikan harga BBM, Sabtu (3/9/2022). Simak harga pertalite hingga solar terbaru di Jakarta 

“Ini satu hal yang membuat biaya operasional kami naik. Karena yang dulunya kami bisa beli ban dengan memfoscast beberapa bulan kedepan,” ucap Sani.

“Tapi saat ini kalau kami tidak beli saat barang ada resiko bila ke depannya impor macet sehingga kami harus merusak cashflow berjalan,” sambungnya.

Perusahaan Otobus Naikkan Tarif

Perusahaan Otobus (PO) Lorena dan PO Karina menaikkan harga tiket bus AKAP (antarkota antar provinsi) ke penumpang sebagai penyesuaian terhadap kenaikan harga BBM jenis solar bersubsidi oleh Pemerintah, Sabtu lalu, 3 September 2022.

Dalam pengumuman resminya di media sosial, manajemen PT Eka Sari Lorena Tbk menyatakan melalukan penyesuaian tarif bus AKAP-nya untuk semua jurusan di Pulau Jawa dan Sumatera mulai 4 September 2022berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per penumpang.

"Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 4 September 2022 diberlakukan kenaikan tarif Lorena - Karina untuk semua kelas, seperti Super Executive dan Executive," tulis Manajemen PT Eka Sari Lorena Transport.

Kenaikan tarif berlaku dari Jabodatebek dan lintasan Jawa, dengan tujuan ke Jawa, Bali dan Madura menggunakan tarif TMT 1 Juni 2022 ditambah Rp 30.000.

Lalu, kenaikan tarif juga dilakukan untuk rute dari Jawa ke Sumatera, dengan menggunakan tarif TMT 1 Juni 2022 ditambah Rp 40.000.

Selanjutnya, khusus bus Lampungan LE-110, LE-112, LE-114, LE-111, LE-113 dan LE116, Lorena - Karina menggunakan tarif TMT 1 Juni 2022 ditambah Rp 40.000.

Kenaikan harga BBM di mulai sejak Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB. Ada tiga jenis BBM yang dinaikkan harganya untuk mengurangi beban subsidi, diantaranya Pertalite dari harga awal Rp 7.650 per-liter menjadi Rp 10.000 per-liter.

Lalu ada Solar dari Rp 5.150 per-liter naik menjadi Rp 6.800 per-liter. Terakhir Harga Pertamax naik dari Rp 12.500 per-liter menjadi Rp 14.500 per-liter.

Naik Serentak

Selain itu sejumlah tiket bus malam antar kota antar provinsi (AKAP) langsung meroket menyusul diumumkannya harga jual bahan bakar minyak (BBM) oleh Pemerintah pada Sabtu, 3 September 2022 kemarin.

Hasil pantauan, sejumlah perusahaan otobus (PO) AKAP langsung menaikkan harga tiketnya pada sejumlah rute tujuan di kota-kota Pulau Jawa dan Sumatera.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved