APLIKASI
8 Cara Melindungi Data Pribadi Agar Tidak Bocor dan Disalahgunakan
Agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan, ketahui cara mengamankan data pribadi Anda agar tidak disalahgunakan. Penyalahgunaan data pribadi bis
TRIBUNBATAM.id - Berikut cara melindungi data pribadi agar tidak bocor dan menjadi korban pencurian data atau identity theft.
Penyalahgunaan data pribadi bisa terjadi dan menimpa siapa saja, terlebih bagi masyarakat yang masih kurang peduli terhadap privasi dan data pribadinya.
Melindungi data pribadi ini bertujuan agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kurangnya kepedulian untuk melindungi data pribadi di era digital saat ini dapat merugikan diri sendiri, termasuk rentan menjadi sasaran korban modus kejahatan.
Modus kejahatan dengan mengatasnamakan orang lain ini terjadi ketika pelaku menggunakan informasi pribadi, meliputi nama, nomor kependudukan, alamat, dan sebagainya tanpa ada persetujuan pemiliknya.
Contoh kasus yang marak dengan penggunaan data pribadi di antaranya mengajukan kartu kredit, mengambil pinjaman online, masuk ke rekening bank, dan banyak lagi.
Hal tersebut tentu bisa berdampak pada orang yang merasa tidak pernah mendaftar kartu kredit tapi tiba-tiba mendapatkan tagihan.
Baca juga: Cara Mengambil Tangkapan Layar atau Screenshots di HP Android berbagai Versi
Baca juga: DAFTAR Harga iPhone di iBox September 2022, iPhone 11 Dibanderol Rp 7.249.000
Selain itu, bisa juga seseorang tidak memiliki pinjaman online tapi tiba-tiba diteror oleh penagih utang.
Agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan, ketahui cara mengamankan data pribadi Anda agar tidak disalahgunakan seperti dikutip dari Indonesiabaik.id berikut ini.
- Jangan mudah umbar data diri
Jika diminta data diri secara terperinci seperti alamat lengkap, nomor KTP, nomor paspor, nomor SIM, nomor rekening, nomor kartu kredit, hingga nama ibu, disarankan untuk tidak langsung memberikan secara cuma-cuma.
Selain itu, diimbau untuk tidak sembrono mengunggah foto KTP maupun kartu kredit dengan sembarangan.
Hal ini dapat berisiko membuka celah bagi pelaku kejahatan yang justru merugikan diri Anda sendiri.
- Musnahkan fotokopi KTP sebelum dibuang
Meski saat ini KTP sudah jarang difotokopi untuk mengurus keperluan, tapi jika masih memiliki berkas fisik fotokopi KTP disarankan untuk merobek sebelum membuangnya.
Hal tersebut bertujuan agar tidak ada orang yang mengetahui identitas kita karena kondisi fotokopi KTP masih dalam keadaan utuh dan datanya terbaca.
- Jangan bagikan kode OTP kepada siapa pun
Cara lindungi data pribadi berikutnya tidak memberikan kombinasi one-time password (OTP) maupun kombinasi password kepada siapa pun yang memintanya, baik di jagat maya maupun melalui telepon.