Breaking News:

WISATA BATAM

DULU Tempat Sampah, Kini Hutan Mangrove di Batam Ini Diminati Turis Asing

Hutan ekowisata mangrove Pandang Tak Jemu di Desa Wisata Bakau Serip Batam dulu hanyalah tempat orang buang sampah. Tapi kini disukai turis asing.

Penulis: Aminudin | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Ekowisata Pandang Tak Jemu terletak di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Jalan Hang Lekiu, Sambau, Kecamatan Nongsa. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepik merah (serangga)  bergoyang-goyang pada salah satu daun mangrove.

Di sudut lain , sepasang kupu-kupu hitam terbang melintasi daun-daun muda.

Semua pemandangan itu tampak harmoni di hutan ekowisata mangrove Pandang Tak Jemu di Desa Wisata Bakau Serip, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

"Semua yang di sini terasa hidup, memberi energi, dan memberi sugesti ketenangan, kelapangan," kata Gerry, memulai obrolan, Minggu, pekan lalu.

Gerry menatap rimbunan pohon bakau di dalam kawasan hutan mangrove Pandang Tak Jemu.

Tangannya menunjuk pada salah satu pohon bakau besar yang tinggi. Akar-akarnya kokoh memecah ombak laut yang datang bergulung-gulung.

"Umurnya sudah ratusan tahun, tapi kemampuannya menjaga abrasi masih sekuat pohon-pohon muda," ucapnya.

Obrolan tentang pohon bakau terhenti sejenak.

Dari arah kejauhan satu unit mobil Avanza datang memasuki lapangan desa Bakau Serip.

Sopirnya lantas melambaikan tangan ke arah Gerry.

Baca juga: Lampu Jalan Mati, Jalan Kerapu Batu Ampar Batam Gelap saat Malam Tiba

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved