Breaking News:

BERITA CHINA

Jerman Cemas, China Makin Lengket dengan Rusia

China dan Rusia semakin mesra. Hubungan dua negara yang makin terjalin erat ini membuat Jerman semakin cemas.

Alexey NIKOLSKY / Sputnik / AFP
Presiden China Xi Jinping (kiri) terlihat di layar selama pertemuan melalui konferensi video dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) di Kremlin di Moskow pada 28 Juni 2021. Jerman kian cemas dengan mesranya hubungan dua negara ini. 

CHINA, TRIBUNBATAM.id - Jerman kian cemas setelah hubungan China dengan Rusia yang semakin 'mesra'.

Dalam diam, Jerman rupanya mengamati perluasan termasuk latihan militer yang digelar antara China dengan Rusia.

Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht mengatakan, selain hubungan China dengan Rusia, mereka juga memfokuskan perang Ukraina.

“Tentu saja kami mengamati perluasan China dengan kekhawatiran dan mengamati dengan sangat tepat setiap langkah di sana,” kata Lambrecht.

Jerman bergabung dengan negara-negara Barat lain dalam sikapnya di Indo Pasifik di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ambisi teritorial Beijing.

Tahun lalu, Berlin mengirim kapal perang pertamanya dalam hampir 20 tahun ke perairan Laut China Selatan yang disengketakan.

Baca juga: Kelahiran Wanita Spesial Menurut Shio China, Terkenal Sulit Menaklukkan Hatinya

Jerman juga mengirimkan 13 pesawat militer untuk latihan bersama di Australia.

“Melalui kehadiran dan partisipasi kami dalam latihan, kami mengirimkan sinyal yang jelas. Kami berada di pihak mitra yang mendukung tatanan berbasis aturan,” lanjut Lambrecht, sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (16/9/2022).

Lambrecht berujar, setiap militer memiliki peralatannya sendiri, sehingga negara perlu berlatih bersama untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah.

Dia menuturkan, latihan di Australia terbukti konstruktif dan menunjukkan bahwa Jerman dapat memenuhi komitmennya kepada mitra di kawasan itu serta kepada NATO.

Ditanya apakah Jerman akan mengirim kapal perang melalui Selat Taiwan seperti yang dilakukan AS, jawaban Lambrecht diplomatis.

Baca juga: Jerman Terdampak Kebijakan Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Eropa

“Ini bukan tentang memprovokasi atau meningkatkan situasi dengan cara apa pun. Sebaliknya pendekatan kami adalah untuk mengurangi ketegangan,” kata Lambrecht.

Di satu sisi, hubungan Jerman dengan China telah lama berpusat pada pertukaran bisnis yang saling menguntungkan.

“Kami sekarang harus lebih mandiri di sektor lain, bukan hanya energi, untuk bisa bertindak bebas. Kami terikat dengan China melalui hubungan ekonomi tetapi itu tidak boleh menghentikan kami untuk mengambil posisi yang jelas pada keputusan tertentu,” lanjutnya.

Tetapi, Lambrecht mengatakan Jerman telah belajar pelajaran untuk tidak terlalu bergantung pada satu negara dari krisis energi yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Danur Lambang Pristiandaru)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved