Breaking News:

Biasa Pakai Android, 5 Kesalahan Ini Kerap Dilakukan Pengguna Baru iPhone

Pengguna baru iPhone yang bingung kemungkinan melakukan beberapa kesalahan saat menggunakan smartphone barunya itu dan berikut yang sering terjadi

TECHRADAR
Ilustrasi HP iPhone - Pengguna baru iPhone yang bingung kemungkinan melakukan beberapa kesalahan saat menggunakan smartphone barunya itu dan berikut yang sering terjadi 

TRIBUNBATAM.id - Menjadi pengalaman baru tentunya jika selama ini Anda yang terbiasa menggunakan smartphone Android dan kini memakai ponsel iPhone.

Meski sama-sama smartphone, sistem operasi iPhone yakni iOS berbeda dengan Android, yang membuat pengguna baru sedikit bingung.

iPhone mengarahkan penggunanya mengandalkan layar sentuh, meski tetap ada tombol di bodi ponsel.

Meski demikian, pengguna baru iPhone yang masing bingung kemungkinan melakukan beberapa kesalahan saat menggunakan smartphone barunya itu.

Di bawah ini akan dirangkum berbgai kesalahan yang biasanya dilakukan pengguna baru iPhone yang sebaiknya dihindari.

1. Mengabaikan tombol "Silent"

Pengoperasian iPhone tak hanya bertumpu pada layar sentuhnya, tapi juga bisa dilakukan melalui beberapa tombol fisik yang berada di samping kiri dan kanan bodi.

Dilansir dari laman Slash Gear Salah satu tombol fisik yang kerap luput dari perhatian pengguna baru iPhone adalah tombol "Silent".

Untuk diketahui, tombol "Silent" berada tepat di atas tombol volume, berbentuk seperti saklar yang bisa digeser naik-turun.

Fungsinya adalah untuk mengganti fitur peringatan di iPhone dari mode dering ke senyap dan sebaliknya.

Tombol atau saklar "Silent" ini cukup berguna saat pengguna saat ingin mengganti mode peringatan di iPhone secara cepat.

Pengguna tinggal menggeser saklar untuk mengganti mode peringatan di iPhone tanpa perlu buka layar kunci.

Baca juga: 5 Fitur Baru iOS 16 dan Wajib Dicoba di iPhone, Bisa Lihat Password WiFi

Baca juga: Trik Mengecek IMEI Smartphone iPhone Resmi atau Ilegal untuk Semua Tipe

2. Terlalu mengandalkan iCloud

iCloud merupakan layanan Cloud yang khusus disediakan untuk perangkat Apple saja, termasuk iPhone.

Fungsinya sama seperti DropBox atau Google Drive, yakni mencadangkan data yang terdapat di iPhone ke server Cloud.

Saat telah login Apple ID di iPhone, layanan iCloud umumnya bakal otomatis aktif.

Lalu, pencadangan beberapa data, seperti pesan, foto, atau kontak, dari iPhone ke iCloud akan berjalan otomatis pula.

Dengan iCloud, Anda bisa menyimpan dan mengamankan data di iPhone dengan mudah.

Namun, dalam kondisi tertentu, apalagi bagi Anda yang suka menyimpan foto atau video, kapasitas penyimpanan pada iCloud itu mungkin bakal penuh secara tiba-tiba.

Alhasil, Anda tak lagi bisa menyimpan data di iCloud.

Untuk diketahui, Apple memberikan kuota penyimpanan gratis di iCloud sebesar 5 GB.

Bila kuota gratis itu habis maka Anda perlu untuk berlangganan kuota tambahan supaya tetap bisa menyimpan data di iCloud .

Apple menyediakan paket langganan untuk memperbesar kuota penyimpanan iCloud.

Harganya mulai Rp 15.000 per bulan untuk kuota penyimpanan iCloud sebesar 50 GB.

Agar iCloud tak cepat penuh sehingga butuh biaya tambahan untuk berlangganan kuota tambahan, Anda bisa melakukan penyimpanan data di media lain juga, misal Hard Drive, khususnya data-data seperti foto atau video yang cukup banyak memakan ruang.

Baca juga: Tidak Semua Bisa, Ini Daftar iPhone yang Bisa Update iOS 16 Beserta Fitur Terbarunya

Baca juga: Resmi Dirilis CEK Harga iPhone 14, iPhone 14 Plus, iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max

3. Belum mengaktifkan fitur Find My

Find My merupakan fitur pelacakan iPhone.

Fitur ini berguna saat iPhone Anda hilang atau dicuri.

Lewat Find My, Anda bisa mendapat informasi terkini dari iPhone yang hilang itu, sekaligus mengunci dan menghapusnya.

Sebagian pengguna kadang lupa mengaktifkan fitur ini.

Mengingat fungsinya yang cukup penting untuk mengamankan iPhone, jangan lupa mengaktifkannya.

Cara mengaktifkan Find My bisa dilakukan lewat opsi "Find My"di pengaturan Apple ID pada menu "Settings".

4. Menggunakan charger abal-abal

Menggunakan charger yang bukan aslinya dari Apple alias charger abal-abal, bisa berpotensi merusak kesehatan baterai iPhone dengan cepat.

Ini dikarenakan output daya yang disalurkan charger abal-abal itu bisa tidak sesuai dengan kemampuan baterai iPhone.

Jadi, alangkah baiknya untuk menjaga kesehatan baterai iPhone agar tidak cepat rusak atau menurun, pastikan Anda selalu menggunakan charger orisinal dari Apple atau dari produsen pihak ketiga yang terjamin.

Baca juga: Cara Menyambungkan HP Android dan iPhone ke Laptop dengan Mudah

Baca juga: Cara Memindahkan Kontak dari HP Android ke iPhone, Ikuti 3 Langkah Ini

5. Memberi izin aplikasi secara sembarangan mengakses fitur dan data

Saat pertama kali menjalankan aplikasi setelah terinstal di iPhone, aplikasi itu biasanya bakal meminta izin untuk mengakses beberapa fitur dan data, misalnya izin untuk akses fitur lokasi, fitur kamera, melacak data aktivitas Anda, dan lainnya.

Saat muncul push notification dari aplikasi untuk meminta izin akses fitur dan data iPhone, usahakan membacanya terlebih dahulu.

Beri izin akses fitur dan data iPhone pada aplikasi tersebut sesuai dengan kehendak Anda.

Jangan memberikan izin pada aplikasi secara sembarangan untuk mengakses fitur dan data iPhone.

Ini penting dilakukan agar aplikasi tidak bisa mengakses fitur dan data iPhone di luar kendali Anda.

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved