Breaking News:

Habiburokhman Sebut Hal yang Mau Digali dari IPW Soal Jet Pribadi yang Ditumpangi Brigjen Hendra

Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman mengatakan, Sugeng dipanggil MKD untuk mencari tahu soal private jet yang diduga ditumpangi Brigjen Hendra Kurniawan

Editor: Anne Maria
Dokumentasi Kompas TV
Daftar penumpang jet pribadi bareng Brigjen Hendra Kurniawan ke rumah Brigadir J. 

TRIBUNBATAM.id- Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman menyebutkan hal apa saja yang ingin digali MKD dari Indonesia Police Watch ( IPW) terkait dugaan pemakaian jet pribadi oleh rombongan Brigjen Hendra Kurniawan.

Dikabarkan sebelumnya jika ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso dipanggil MKD untuk dimintai klarifikasi.

"Kami memerlukan keterangan beliau sebagai saksi terkait adanya aduan terhadap seorang anggota DPR," kata Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Habiburokhman saat dihubungi, Minggu (25/9/2022).

"Anggota DPR tersebut merujuk temuan IPW soal adanya nama-nama tertentu yang meminjamkan private jet kepada penegak hukum," sambungnya.

Dikabarkan jika  Sugeng Teguh Santoso akan menghadiri panggilan permintaan keterangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), hari ini, Selasa (27/9/2022).

Sugeng memastikan dirinya akan hadir untuk memenuhi panggilan MKD DPR guna memberikan keterangan soal private jet yang ditumpangi Brigjen Hendra Kurniawan.

Namun demikian, Habiburokhman belum bisa merinci terkait substansi perkara yang dilaporkan tersebut.

Baca juga: Daftar Penumpang Jet Pribadi Rombongan Brigjen Hendra, Delapan Anggota Polri ke Rumah Brigadir J

Baca juga: Ketua IPW Sebut Jet Pribadi yang Dipakai Brigjen Hendra Kurniawan Terdaftar di San Marino

Dia akan membeberkannya setelah pemeriksaan selesai.

"Sesuai dengan pedoman tata beracara MKD kami belum bisa mengungkapkan substansi perkara yang dilaporkan dan pihak mana saja yang dilaporkan secara detail," ucapnya.

"Kami baru bisa memberi penjelasan kalau perkara ini sudah selesai diperiksa," ujar Habiburokhman.

Sugeng mengatakan bahwa keterangan private jet itu sempat dikutip oleh Anggota Komisi III DPR RI, Heru Widodo untuk meminta Polri mendalami terkait hal tersebut.

"Nah apakah itu pernyataan itu dituduh telah melanggar kode etik sehingga ada yang melaporkan. Kan bukan saya yang dilapor, saya hanya sebagai saksi," imbuhnya.

Kendati demikian, Sugeng belum mengetahui secara pasti agenda undangan tersebut.

Namun bila merujuk pada surat undangan itu berkaitan dengan private jet yang diduga disokong oleh pengusaha RBT dan YS.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved