Kamis, 9 April 2026

BATAM TERKINI

AIR Bersih tak Mengalir Dua Hari, Warga Bukit Raya Batam Mandi Pakai Air Galon

Sejumlah warga Perumahan Bukit Raya, Belian, Batam Kota mengeluhkan air bersih yang tidak mengalir selama dua hari sehingga terpaksa mandi air galon.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Akibat air bersih tak mengalir selama dua hari, warga Perumahan Bukit Raya Batam menggunakan air isi ulang untuk mandi dan bersih-bersih, Kamis (29/8/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah warga Perumahan Bukit Raya, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota mengeluhkan tidak mengalirnya air bersih sejak Rabu (28/9/2022) pagi.

Ironisnya, kondisi ini berlangsung hingga Kamisv (29/9/2022). 

Pantauan TRIBUNBATAM.id sebagian warga terpaksa menampung air yang mengalir kecil tersebut ke dalam drum berwarna biru.

Ada juga yang menggunakan air isi ulang untuk mandi, bersih-bersih dan mencuci.

Seorang Warga Blok D RW 038 Perumahan Bukit Raya, Dame mengaku, air sempat mengalir pada Rabu (28/9/2022) sore namun sangat kecil dan tidak seluruh rumah yang mengalir.

Warga yang tidak mengalir air di rumahnya terpaksa harus meminta kepada warga yang rumahnya dialiri air walaupun kecil.

"Air ini kebutuhan vital. Kalau sampai dua hari tak dialiri kami bersih-bersih, salat, cuci piring pakai apa," kata Dame.

Beberapa dari mereka juga terpaksa harus memanfaatkan air galon isi ulang yang biasa dijadikan sebagai air minum.

Air satu galon dijual dengan harga Rp 5.000.

Baca juga: Kepala BP Batam Muhammad Rudi Ingin Ekonomi Tanjung Pinang Tumbuh seperti Batam

Namun lantaran banyak warga yang membutuhkan penjualan air juga dibatasi.

Agar semua warga mendapatkan air bersih. 

"Mana cukup kan 1 galon untuk satu orang," katanya.

Sebelumnya, lanjut dia, sewaktu dirinya tinggal di Perumahan Hang Tuah Batam Center, Kelurahan Baloi Permai Kecamatan Batam Kota sewaktu rumahnya tidak dialiri air, PT ATB menyalurkan air dengan mobilnya kepada rumah-rumah warga.

"Sejak di kelola oleh PT Moya, mana ada," kata Dame.

Ia juga tampak mengeluhkan sejak dikelola oleh PT Moya, terkait pendistribusian pelayanan air tidak lagi transparan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved