LIGA INDONESIA
Pernyataan PSSI Setelah Rusuh di Stadion Kanjuruhan
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, hentikan kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 selama satu pekan akibat kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.
TRIBUNBATAM.id, MALANG - Kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 direncanakan akan berhenti selama satu pekan.
Hal tersebut dikarenakan tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Pada laga tersebut, pendukung Arema FC, Aremania, melakukan aksi kericuhan usai Arema FC menelan hasil kalah oleh Persebaya.
Mendapati hasil tersebut, ribuan Aremania turun memasuki lapangan dan melakukan aksi kericuhan.
Dalam aksi tersebut dikabarkan menelan lebih dari 120 korban jiwa yang meninggal dunia.
Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor BRI Liga 1 Setelah Borneo FC, Persebaya Menang, Arema FC Kalah
Selain korban jiwa, kerusakan materil juga dialami pada tragedi tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga korban.
"PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan."
"Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut,"
"Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang," tutur Mochamad Iriawan dikutip dari laman pssi.org, Minggu (2/10/2022).
Baca juga: Kerusuhan di Kanjuruhan Setelah Arema FC Kalah, 127 Orang Meninggal, Termasuk Anggota Polisi
Dampak dari Tragedi Kanjuruhan juga berimbas kepada pertandingan yang lain.
Pasalnya PSSI akan menghentikan kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 selama satu pekan.
Oleh Sebab itu beberapa laga yang harusnya akan berlangsung akan ditunda.
Tidak hanya itu, Stadion Kanjuruhan, Malang, tidak akan digunakan selama sisa kompetesi musim ini.
"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pssi-putuskan-kick-off-liga-1-pada-sabtu-2372022.jpg)