KEUANGAN

Tips Memilih Investasi yang Tepat saat Resesi Ekonomi, Ada 2 Pilihan Ini

Memilih dan Mengatur investasi yang tepat bisa meminimalisir dampak dari resesi ekonomi yang diprediksi terjadi pada tahun 2023.

MONEY
REKSADANA - Salah satu jenis investasi minim risiko ini dinilai paling cocok untuk pemula. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Ekonomi dunia diprediksi akan mengalami resesi di tahun 2023. 

Itulah yang dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum lama ini.

Hal ini seiring dengan tren kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan sebagian besar bank sentral di dunia secara bersamaan.

"Kalau bank sentral di seluruh dunia melakukan peningkatan suku bunga secara cukup ekstrem dan bersama-sama, maka dunia pasti mengalami resesi di tahun 2023," ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa, seperti dilansir dari kompas.com, Senin (27/9/2022).

Untuk itu, ada baiknya Anda mempersiapkan kondisi keuangan seoptimal mungkin.

Maklum, dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta suku bunga acuan oleh bank sentral di beberapa negara, termasuk AS dan Inggris, mengatur investasi yang tepat bisa meminimalisir dampak dari resesi ekonomi.

Baca juga: Tips Memilih Investasi di Pasar Modal Bagi Investor Pemula, Perhatikan 6 Hal Ini

Baca juga: Investasi Emas dengan Cara Menyicil di Bank Syariah Indonesia, Masa Cicil hingga 5 Tahun

Simak tips dari Financial Expert Ajaib Sekuritas Yazid Muamar untuk mengatur investasi agar siap menghadapi resesi ekonomi dunia:

  • Disiplin dalam perencanaan keuangan

Buat perencanaan keuangan, dengan rumus 10-20-30-40. Pastikan 20 persen dari dana yang Anda gunakan untuk investasi dialokasikan untuk dana darurat pada instrumen yang sangat likuid dan disiplin mempersiapkannya.

Semakin besar proporsinya maka akan semakin siap kalian dalam memenuhi kebutuhan di tengah kondisi resesi ekonomi.

  • Kurangi pos pengeluaran yang tidak diperlukan

Dikutip dari momsmoney.id, mulailah untuk mengurangi dan tidak menambah beban-beban pengeluaran seperti utang. Jika memungkinkan, segera lunasi.

Atau, jika dirasa masih sangat berat, maka segera negosiasikan ajukan ke lembaga jasa keuangannya untuk restrukturisasi.

  • Atur kembali portofolio investasi

Atur kembali portofolio investasi, jika kondisi pasar global sudah mulai menurun maka segeralah atur ulang portofolio investasi ke dalam bentuk yang lebih aman, seperti saham dengan fundamental yang kuat dan reksadana pasar uang.

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS Naik di Awal Pekan, Cek Rinciannya per 3 Oktober 2022

Baca juga: INI 2 Cara Investor Bisa Membeli Saham Untuk Investasi Menurut BEI

  • Tidak panik

Hiduplah dengan sewajarnya dan tidak perlu panik. Tetap lakukan konsumsi seperti biasa karena hal tersebut bisa membantu ekonomi Anda tetap tumbuh.

  • Cermat melihat peluang

Cermati perkembangan kondisi ekonomi terbaru dan mulailah memanfaatkan peluang di sekitar yang dapat bernilai ekonomi. Seperti kata kata ilmuwan Albert Einstein: "in the midst of every crisis, lies great opportunity".

Selain itu, para investor harus mengetahui instrumen apa saja yang aman dalam berinvestasi pada masa resesi ini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved