Senin, 13 April 2026

BERITA KRIMINAL

Dua Mahasiswa di Bengkulu Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan Karyawan Koperasi

Pengoroyokan yang berujung kematian karyawan koperasi di Bengkulu ini dipicu masalah asmara. Polisi menangkap dua mahasiswa yang jadi terduga pelaku

Editor: Dewi Haryati
HO Polres Bengkulu via TribunBengkulu
Polisi menangkap dua mahasiswa di Bengkulu yang menjadi terduga pelaku pembunuhan Dendi karyawan koperasi, Sabtu (8/10/2022) 

BENGKULU, TRIBUNBATAM.id - Dua mahasiswa di Bengkulu, FR (21) dan RAP (21) menjadi terduga pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan kematian.

Korbannya seorang pemuda bernama Dendi Wesa Pradesta (24), warga Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu yang bekerja sebagai karyawan koperasi.

Dendi sempat mendapat perawatan di rumah sakit di wilayah Bengkulu, setelah mendapat luka akibat kepala belakangnya dihantam batu.

Namun nyawanya tak tertolong. Dendi meninggal dunia.

Diketahui, motif pengeroyokan yang berujung kematian terhadap Dendi ini dipicu masalah asmara.

Kronologi Pengeroyokan

Pengeroyokan yang berujung kematian ini terjadi Sabtu (8/10/2022) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau mengatakan, berdasarkan keterangan dua orang saksi, yaitu pelaku pengeroyok, kronologi berawal dari perselisihan yang terjadi antara pelaku dengan korban.

Baca juga: Hasil Autopsi Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol Dibacakan, Tewas Karena Hantaman Benda Tumpul

Perselisihan dimulai saat korban mengetahui bahwa pacarnya di-chatting oleh pelaku, yang membuat korban tidak terima.

Akibat perselisihan ini, akhirnya antara korban dan pelaku membuat kesepakatan untuk bertemu di Jalan Meranti Sawah Lebar Baru.

Akibat suasana yang kurang baik dari pertemuan tersebut, sehingga terjadilah aksi dugaan pengeroyokan tersebut.

Korban Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Seusai kejadian pengeroyokan, Dendi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Itu karena mengalami luka di bagian kepala belakang usai 2 kali dihantam dengan menggunakan batu oleh pelaku.

Namun dari Rumah Sakit Bhayangkara, korban langsung dirujuk ke RSUD dr M Yunus Bengkulu, agar mendapat perawatan yang lebih baik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved