BATAM TERKINI
Stok Vaksin Kosong, Gubernur Kepri Bakal Kaji Ulang Syarat Perjalanan ke Luar Daerah
Gubernur Kepri Ansar Ahmad berencana mengkaji ulang syarat perjalanan domestik yang wajib menyertakan bukti vaksin booster atau hasil negatif PCR.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Vaksin Covid-19 di pusat kosong. Itu sebabnya stok vaksin di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kosong.
"Kemarin ada datang sedikit. Tapi cukupnya buat di Tanjung Pinang saja. Di pusat juga stoknya kosong," ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat berada di Kota Batam Provinsi Kepri, Senin (10/10/2022).
Ansar menyebutkan vaksin yang datang beberapa waktu lalu hanya 260 dosis jenis AstraZeneca.
Walaupun begitu, Ansar masih tetap tenang, lantaran capaian vaksin booster di Kepri masih tinggi capaiannya.
"Kita sudah minta, tapi memang di pemerintah pusat stoknya kosong," ujarnya.
Sementara itu, terkait persyaratan perjalanan yang masih menggunakan vaksin akan dikaji ulang.
Pasalnya memang stok vaksin Covid-19 di Kepri yang masih kosong.
Baca juga: Pasokan Minim, Harga Kacang Panjang di Batam Capai Rp 20 Ribu per Kg
"Kita akan pelajari dulu," katanya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepri Hasan saat berada di Kota Batam.
"Semalam datangnya 26 vial. Kita masih nunggu dan follow up terus. Sudah lama kita ajukan," katanya.
Hasan menuturkan pemerintah pusat masih fokus kepada daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah.
Bahkan, pemerintah pusat juga tadinya tidak lagi mengutamakan vaksin, namun sayangnya ada beberapa Provinsi di Indonesia kasus Covid-19 kembali meningkat.
"Sementara persyaratan perjalanan kita tak bisa buat apa-apa. Stok vaksin kita kan tergantung dengan pusat," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pemeriksaan-sertifikat-vaksin-booster-pada-petugas-pelabuhan-domestik-karimun-jumat-292022.jpg)