BERITA VIRAL
GEGER Mobil di Batam Isi Pertamax Bercampur Air di SPBU, Polda Kepri Bersikap
Polda Kepri bereaksi setelah pemilik mobil di Batam mengaku mobilnya mogok setelah mengisi BBM jenis Pertamax Ron 92 di SPBU Bengkong Laut.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri sedang menyelidiki kendaraan yang mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax Ron 92 di SPBU, Bengkong Laut, Bengkong, Batam, Kepri hingga viral di medsos.
Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol Farouk Oktara mengungkap jika pihaknya akan megnecek ke SPBU Bengkong Laut Batam tempat mobil yang mengisi BBM jenis Pertamax Ron 92 mogok hingga viral di medsos.
Pemilik Toyota Rush, Agus Sapriatman sebelumnya mengeluhkan kondisi mobilnya yang mogok setelah mengisi BBM jenis Pertamax Ron 92 di SPBU Bengkong Laut dan meninggalkan SPBU itu sekitar dua kilometer.
Kejadiannya itu ia alami pada Sabtu (8/10/2022).
Agus menyebutkan dirinya mengisi Pertamax di SPBU Bengkong Laut sebanyak 27,586 liter seharga Rp 400 ribu.
Baca juga: MOBIL Konsumen Mogok Usai Isi Pertamax, Ini Penjelasan Pemilik SPBU Bengkong Sarmen Batam
Ia mengisi bahan bakar sekira pukul 16.56 WIB.
Saat mobil Toyota Rush itu dibawa ke bengkel resmi Toyota di Batu Ampar.
Mekanik pun menemukan adanya campuran air dalam bahan bakar.
Agus kemudian mengkonfirmasi kejadian yang dialaminya ke SPBU tersebut.
Untuk menyelidiki kasus tersebut, pihak SPBU Bengkong Laut menghentikan sementara penjualan BBM jenis Pertamax Ron 92.
SPBU juga berjanji akan melakukan investigasi atas keluhan pemilik mobil.
Baca juga: Ditreskrimsus Polda Kepri dan Disperindag Sidak Lima SPBU di Batam, Ini Hasilnya
"Masih proses Lidik. Kami sudah konfirmasi ke pemilik mobil yang diduga mengisi BBM Pertamax campur air. Untuk mengetahui kronologi kejadiannya," kata kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol Farouk Oktara, Rabu (12/10).
Pihaknya akan mengecek bersama Pertamina ke SPBU Bengkong Laut. Hal itu untuk memastikan keluhan pemilik mobil Toyota Rush.
"Rencananya kami akan cek bersama Pertamina besok. Kami juga akan lidik SPBU-nya. Versi Pertamina mereka sudah kroscek kesana pompa nosel tidak ada masalah. Tapi kami masih kroscek. Nanti perkembangan akan kami sampaikan," tambahnya.(TRIBUNBATAM.id/Bereslumbantobing)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09102022SPBU-Bengkong-Sarmen-Batam.jpg)