Jumat, 24 April 2026

PENEMUAN MAYAT DI BATAM

Penemuan Mayat di Batam, Polisi Sebut Keluarga Ikhlas Terima Kepergian Sugiyono

Penemuan mayat di Batam sebelumnya membuat geger setelah Sugiyono (52) ditemukan sudah tidak bernyawa di atas becak motornya, Jumat (14/10/2022).

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Proses pemakaman jenazah Sugiyono (52) di TPU Air Raja Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (14/1/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Keluarga dan kerabat Sugiyono di Batam masih berduka.

Pria berumur 52 tahun itu ditemukan meninggal dunia di atas becak motornya di Jalan Dang Merdu, Batam Center, Jumat (14/10/2022).

Bhabinkamtibmas TelukTering Polsek Batam Kota mulanya mendapat informasi ditemukannya orang meninggal dunia di atas motor becak yang terparkir di Pinggir Jalan Seberang Mitra Raya 2 pada Jumat pagi.

Piket Patroli Batara Biru Kota, Piket Reskrim dan Piket Unit Intelkam Polsek Batam Kota yang dipimpin oleh Knit Reskrim Ipda Muhamad Yuda firmansyah kemudian mendatangi TKP.

Mereka kemudian berkoordinasi dengan Unit Inafis Polresta Barelang serta mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara.

Yang terbaru, jenazah Sugoyono sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga: INI Identitas Mayat di Atas Becak Motor di Batam Center, Polisi Tunggu Hasil Tes Forensik

Kapolsek Batam Kota, Kompol I Made Putra Hari kepada TribunBatam.id menjelaskan, jenazah Sugiyono memang sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk mendapat pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan mengungkap tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria 52 tahun itu.

"Karena tidak ada hal-hal yang mencurigakan sehingga jenazah sudah kita kembalikan ke pihak keluarga di Tanjung Sengkuang sore tadi," kata Kapolsek Batam Kota.

Ia mengaku pihak keluarga sudah ikhlas menerima musibah ini.

Karena selama ini di ketahui korban sudah mengeluh sakit, tanpa membeberkan sakit apa yang diderita oleh Sugiyono.

Beberapa saat setelah dikembalikan kepada pihak keluarga. Jenazah Sugiyono langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Air Raja, Tanjung Sengkuang Batam.

KONDISI Lokasi Penemuan Mayat di Batam

Mayat Sugiyono ditemukan di pinggir jalan raya Dang Merdu Batam Center, Jumat (14/10/2022).

Lokasinya tepian jalan itu tidak luas. Dan ada bekas galian yang sengaja digali untuk saluran pipa.

Berdasarkan pantauan TRIBUNBATAM.id di lokasi jarak antara badan jalan dan galian itu hanya lima sentimeter saja.

Tidak hanya itu, sekitar 30 sentimeter terdapat drainase yang cukup dalam.

Baca juga: BREAKING NEWS, Mayat Pria Ditemukan Tergantung dalam Gorong-gorong di Batam Center

Yang mana drainase tersebut merupakan saluran dari Mitra Raya 1 ke arah Ocarina Batam Center.

Tidak jauh dari lokasi kejadian terlihat selembar daun pisang yang sebelumnya digunakan menutupi jenazah Sugiyono.

Daun pisang itu sedikit layu dan tidak utuh lagi.

Hampir seluruhnya sudah robek.

Selain itu, ada dua sarung tangan berwarna putih yang sebelumnya digunakan oleh tim Inafis Polresta Barelang untuk mengevakuasi korban.

Sarung tangan itu terlihat kotor.

Tanah yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah tidak rata dan mengeras akibat diinjak oleh sejumlah orang.

Tidak ada bekas darah dan barang-barang lain yang ada di lokasi itu.

Di tempat tersebut ada beberapa jenis tumbuhan yang masih kecil dan ada tiang listrik di belakang lokasi penemuan.

Tidak ada rumah milik warga yang ada di depan atau belakang lokasi kejadian.

Baca juga: Penemuan Mayat di Lampung, Empat Jenazah Ditemukan Dalam Septic Tank

Hanya ada sebuah gudang material saja yang tampak kosong.

Meski begitu, tidak terlihat garis polisi yang dipasang di lokasi kejadian.

"Ruas jalan Dang Merdu sempat macet total tadi pagi," ujar Egis kepada TRIBUNBATAM.id, Jumat (14/10/2022).

Masih kata Egis, kemacetan tersebut terjadi sekitar pukul 07.10 WIB hingga pukul 09.20 WIB.

Menurutnya, kemacetan panjang terjadi dari titik TKP hingga di depan Sekolah Yos Sudarso Batam Centre.

Hal itu terjadi lantaran masyarakat memilih berkumpul sembari melihat jenazah Sugiyono yang terbaring di atas motor becak miliknya.

Ditambah lagi di jam tersebut memang jam rawan macet, karena sejumlah pengendara pergi ke sekolah dan hendak kerja.

Hingga siang ini, masih ada beberapa pengendara yang berhenti sejenak untuk melihat secara langsung lokasi kejadian itu.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved