Jumat, 1 Mei 2026

TIMNAS INDONESIA

Empat Poin Penting Hasil Pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden FIFA

Pada pertemuan bersejarah tersebut, Presiden Jokowi dan Gianni Infantino membicarakan beberapa aspek untuk terwujudnya transformasi sepak bola Indones

Tayang:
BOLASPORT.COM
Pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Presiden Joko Widodo terjadi di Istana Negara, Selasa (18/10/2022). 

TRIBUNBATAM.id - Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya menepati janjinya untuk datang ke Indonesia terkait Tragedi Kanjuruhan.

Seperti yang diketahui, sempat terjadi kerusuhan setelah laga Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepajen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

Kericuhan tersebut menelan korban jiwa sebanyak 133 orang.

Banyaknya korban jiwa menyita perhatian dunia soal tragedi Kanjuruhan, termasuk presiden FIFA, Gianni Infantino.

Presiden Joko Widodo pun bahkan sempat menelepon Gianni Infantino soal Tragedi Kanjuruhan.

Presiden Jokowi secara terang-terangan meminta bantuan FIFA untuk mereformasi sepak bola Indonesia.

Baca juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Wanita Naik ke Peringkat 97 Usai Tekuk Singapura

Permintaan itu Jokowi mengundang Presiden FIFA Gianni Infantino untuk datang ke Indonesia.

Bak gayung bersambut, Presiden FIFA Gianni Infantino pun akhirnya tiba di Indonesia, Selasa (18/10/2022).

Pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Presiden Joko Widodo terjadi di Istana Negara.

Pada pertemuan bersejarah tersebut, Presiden Jokowi dan Gianni Infantino membicarakan beberapa aspek untuk terwujudnya transformasi sepak bola Indonesia.

Pertama, komitmen Pemerintah Indonesia dengan FIFA untuk membuat sepak bola jadi hal yang menyenangkan dan membahagiakan bagi seluruh masyarakat.

"Tapi juga saat di sini mendatangani (new departure) dari sepak bola Indonesia dan hanya ini yang saya bisa jamin kepada presiden dan masyarakat Indonesia, FIFA di sini," ujar Presiden FIFA Gianni Infantino.

FIFA mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang, Jawa Timur, Indonesia.
FIFA mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang, Jawa Timur, Indonesia. (fifa.com)

"Kita merasakan, kita tetap berada di sini, FIFA di sini untuk bekerja dengan kerja sama yang sangat dekat dengan pemerintah, AFC, PSSI, untuk mentransformasi sepak bola karena sepak bola harusnya menyenangkan dan membahagiakan jadi itu yang jadi prioritas utama kami ketika kami tiba di Indonesia," lanjut Gianni Infantino.

Untuk itu, Pemerintah Indonesia dan Presiden FIFA berkomitmen untuk membantu agar pertandingan sepak bola agar aman dan nyaman disaksikan oleh masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved