Minggu, 3 Mei 2026

FEATURE

TRADISI Perayaan Maulid Nabi Khas Pariaman, Warga Batam Buat 1000 Lemang Bakar

Meski tinggal jauh di perantauan, warga Pariaman di Batam tetap merayakan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dengan tradisi khas.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/Aminuddin
Warga perantau asal minang se-Kota Batam yang tergabung dalam Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota Batam bersukacita merayakan maulid Nabi Muhammad SAW dengan nuansa tradisi budaya, Sabtu (23/10/2022) malam. Maulid nabi dan dihadiri langsung Bupati Pariaman Sumatera Barat Suhatri Bur dan handai taulan masyarakat Pariaman. 

Bakar 1.000 Lemang

Lemang identik dengan masyarakat Sumatera tak terkecuali warga bumi andalas, alias Sumatera Barat.

Lemang yang gurih dan pulen menjadi makanan yang harus ada dalam perayaan maulid nabi termasuk hari raya besar lainnya dalam Agama Islam. Lemang sudah menjadi tradisi kental masyarakat di ranah minang.

Bagi warga Pariaman termasuk yang di tanah rantau, merayakan hari besar keagamaan tanpa lemang ibarat makan sayur tanpa garam. Serasa ada yang kurang dalam acara tersebut.

"Bagi kami asal Pariaman, lemang merupakan pengobat kerinduan pada kampung halaman," kata Djamaris, pekerja swasta asal Pariaman yang datang jauh-jauh dari Kecamatan Sagulung demi bisa bermaulid dengan sesama perantau sedaerah di Bengkong Indah.

Keberadaan lemang membuat perayaan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sama istimewanya dengan lebaran Idul Fitri dan Idul Adha.

Makanan itu ada dimana-mana dalam sebuah kenduri.

Mulawarman, anggota PKDP Kota Batam mengatakan, mereka menyiapkan 1000 lemang dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2022 ini.

"Kita bikin lemang dan membakarnya di daerah Telaga Punggur, lalu dibawa ke MAsjid Babussalam  kemudian dimakan ramai-ramai pada Minggu pagi sampai siang,"katanya.

Dalam tradisi masyarakat Pariaman, Maulid Nabi dilakukan dengan durasi yang lebih panjang.

Dari pagi sampai paginya lagi dihitung masih dalam suasana maulid.

"Jadi ada rangkaian-rangkaiannya, mulai dari sebelum maulid, malam puncak, dan esoknya lagi,"kata H Sahrul.

Dihadiri Bupati Padang Pariaman

Perayaan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam oleh Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota Batam dihadiri langsung oleh Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur.

Suhatri datang mengenakan baju koko putih dan celana panjang duduk melingkar di deretan kursi depan panggung perayaan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved