INFO TERBARU VIRUS CORONA, Gejala Umum Covid-19 Berubah, Ini Ciri-cirinya
Bersama mutasi virus corona, vaksinasi dan infeksi sebelumnya telah mengubah pengalaman manusia dengan penyakit ini, yang menyebabkan gejala berubah
TRIBUNBATAM.id - Nyaris tiga tahun Covid-19 yang familiar dinamai corona telah menghantui dunia, termasuk di Indonesia.
Muncul pertama akhir 2019, hingga saat ini Covid-19 belum benar-benar sirna dan berkembang dengan varian-varian barunya.
Walau telah ada vaksin, Covid-19 masih belum hilang dan mengalami beberapa perubahan pada orang yang ia jangkiti.
Pada Kamis, 20 Oktober 2022, Zoe Health Study yang berbasis di Inggris telah mengidentifikasi gejala Covid-19 paling umum saat ini.
Hal ini berdasarkan informasi lebih dari empat juta orang yang melaporkan gejala melalui aplikasi Zoe Covid.
Menurut analisis terbaru, seperti dilansir dari kompas.com, gejala umum Covid-19 bervariasi, tergantung status vaksinasi dan dosis.
Mereka yang telah mendapatkan vaksinasi, cenderung mengalami gejala lebih sedikit dan tak terlalu parah.
Tidak hanya itu, orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 juga mengalami infeksi dalam waktu relatif lebih singkat.
Baca juga: JADWAL Vaksinasi Covid-19 di Batam, Tersedia 6000 Dosis Pfizer
Baca juga: Dokter Spesialis Anak Tanjungpinang Ungkap Prosedur Beri Vaksin Covid-19
Dikabarkan juga bersama mutasi virus corona, vaksinasi dan infeksi sebelumnya telah banyak mengubah pengalaman manusia dengan penyakit ini, yang menyebabkan gejala umum Covid-19 berubah seiring waktu.
Dilansir dari Everyday Health, spesialis penyakit menular di Stanford University, Dean Winslow mengungkapkan, gejala Omicron atau varian yang mendominasi saat ini cenderung menyerupai flu.
Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tetap melakukan tes Covid-19 meski hanya bergejala ringan.
Winslow juga menekankan, pandemi Covid-19 belum berakhir.
Untuk menghindari infeksi, masyarakat harus tetap mengenakan masker saat berada di kerumunan.
Dirinya juga meminta masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin bivalen, yakni gabungan antara vaksin virus corona versi asli dan varian Omicron.
"Meskipun mungkin tidak memberikan perlindungan lengkap dari infeksi terhadap beberapa subvarian Omicron yang lebih baru, itu akan membantu melindungi terhadap penyakit serius, rawat inap, dan kematian," ungkap Winslow.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/15-3-2020-perbedaan-corona-dan-flu.jpg)