Modus Barang Pindahan, Bea Cukai Batam Tegah Balpres di Pelabuhan Telaga Punggur
Bea Cukai Batam bersinergi dengan TNI dan POLRI melakukan operasi bersama penertiban di Pelabuhan Telaga Punggur. Hasilnya petugas temukan balpres
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bea Cukai Batam kembali melakukan operasi bersama penertiban di Pelabuhan Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Kali ini Bea Cukai Batam bersinergi dengan aparat penegak hukum seperti TNI dan POLRI.
Mereka mengawasi barang-barang terkait impor atau cukai dari kawasan bebas Batam yang akan dibawa keluar dari kawasan bebas Batam.
Operasi bersama tersebut sudah dimulai sejak 31 Oktober lalu hingga 6 November 2022.
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan BC Batam, Sisprian Subiaksono mengatakan, operasi tersebut perlu dilakukan mengingat Pelabuhan Telaga Punggur menjadi salah satu jalur utama lalu lintas barang yang akan keluar dari Batam.
Dalam sehari, puluhan kendaraan keluar dari Batam, dan membawa barang-barang untuk dibawa ke luar kawasan.
“Operasi bersama antara DJBC bersama TNI dan Polri untuk melakukan pengawasan bersama barang-barang yang akan dikeluarkan dari kawasan bebas Batam," kata Sisprian.
Baca juga: Polisi Tangkap Penyelundupan Balpres Dari Malaysia, Informasi Resmi Datang Dari Intelijen
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk nyata tindak lanjut dari informasi yang berkembang di masyarakat, baik dari rekan-rekan media, LSM dan unsur masyarakat mengenai kegiatan lalu lintas di Punggur.
Pada kesempatan itu, puluhan truk-truk yang lewat di Pelabuhan Telaga Punggur Batam diperiksa oleh petugas Bea dan Cukai.
Hasilnya petugas menemukan tegahan balpres atau baju bekas impor.
“Modusnya, barang pindahan. Namun setelah dicek ternyata balpres, pernah berisikan baju “You Can
See”. Kita cek manifest tidak sesuai peruntukannya, karena tidak mungkin nenek-nenek pakai baju seksi, apalagi dengan jumlah yang tak sedikit,” kata Sisprian.
Dikatakannya, setelah periode operasi bersama ini selesai, kemungkinan akan diteruskan atau dilanjutkan dengan operasi bersama antara Bea Cukai dengan TNI dan Polri di pelabuhan tujuan untuk periode selanjutnya.
Sehingga pengawasan atas barang yang keluar dari kawasan bebas Batam tetap terus dilakukan.
Selain operasi ini, Bea Cukai Batam juga akan melakukan operasi bersama di laut, yang tergabung dalam Operasi Jaring Sriwijaya.
Dalam operasi ini, BC Batam bekerjasama dengan Singapore Police Coast Guard (SPCG) dan Jabatan Kastam Diraja Malaysia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0311operasi-bersama-Bea-Cukai-Batam.jpg)