Minggu, 12 April 2026

BERITA KRIMINAL

Sering Melakukan Pengancaman, Seorang Pria Jadi Korban Penikaman

Informasi yang dihimpun, Mertayasa ditemukan warga di sebuah tegalan wilayah Banjar Taksu Desa Batur Selatan, Kintamani. Karena kondisinya yang parah

Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam/Istimewa
ilustrasi penikaman 

TRIBUNBATAM.id, BANGLI - Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan.

Korban diketahui ditikam oleh seseorang karena maslah asmara dan selama ini kerap mengancam pelaku.

Seorang pria asal Desa Batur Tengah, Kintamani di sebuah tegalan ditemukan bersimbah darah dan tubuh penuh luka tebasan.

Pria bernama Komang Mertayasa itu pun dilarikan ke IGD RSU Bangli, Rabu (2/11/2022) malam.

Informasi yang dihimpun, Mertayasa ditemukan warga di sebuah tegalan wilayah Banjar Taksu Desa Batur Selatan, Kintamani. Karena kondisinya yang parah, ia selanjutnya dilarikan ke RSU Bangli. 

Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto S.H.,M.H dikonfirmasi Kamis (3/11/2022) membenarkan hal tersebut.

Berdasarkan keterangan yang didapat, jelasnya, diketahui jika Mertayasa merupakan mantan pacar dari istrinya Made Umbara sekitar dua tahun silam.

"Keduanya saat ini sudah sama-sama menikah. Namun mungkin dulu saat pacaran, ada sesuatu hal yang selanjutnya digunakan Mertayasa untuk mengancam istri Made Umbara. Mengancamnya itu istilahnya mau di-share ke sosial media, mau dikasih tau suaminya, keluarganya," ujar Kapolsek.

Lanjutnya, Made Umbara sejatinya memahami keadaan sang istri, serta sejauh apa istrinya saat pacaran dulu.

Sebab dua pekan sebelumnya, sang istri sudah mengaku semuanya pada Made Umbara.

Namun karena terus-terusan dichat untuk dimintai uang, dengan ancaman akan disebarkan ke media sosial, sehingga handphone sang istri dipegang oleh Made Umbara.

"Ancaman itu diperkirakan sudah sejak setahun lebih. Namun kami masih melakukan pendalaman lagi, karena korban belum bisa dimintai keterangan," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, setelah handphone istrinya dibawa Made Umbara, selanjutnya pria 26 tahun itu memancing Mertayasa dan janjian bertemu di belakang rumah, yang berlokasi di Banjar Taksu Desa Batur Selatan, Kintamani pada hari Rabu (2/11/2022) sekitar pukul 18.00 wita.

Mengetahui Mertayasa akan datang, Made Umbara kemudian mengambil sebilah pisau besar (blakas) di dapur, dan bersembunyi di kebun.

"Korban datang diantar oleh rekannya. Namun rekannya disuruh pulang, sedangkan korban jalan ke rumah terlapor," ucapnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved