Jumat, 10 April 2026

BATAM TERKINI

Disdik Ajukan 9 Nama Tim Pansel Perekrutan Anggota Dewan Pendidikan Batam

Saat ini, Dinas Pendidikan Kota Batam mengusulkan 9 nama yang akan menjadi Tim Panitia Seleksi (Pansel) dalam merekrut anggota Dewan Pendidikan Batam.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Batam mengusulkan 9 nama yang akan menjadi Tim Panitia Seleksi (Pansel) dalam merekrut anggota Dewan Pendidikan Batam.  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Masa kerja Dewan Pendidikan Kota Batam sudah berakhir periodenya dari Mei 2023 lalu.

Saat ini, Dinas Pendidikan Kota Batam mengusulkan 9 nama yang akan menjadi Tim Panitia Seleksi (Pansel) dalam merekrut anggota Dewan Pendidikan Batam

"Nama-nama Tim Pansel sudah ada kami kirim ke DPRD Batam. Jadi kami juga masih menunggu hasil evaluasi dari mereka. Kalau Tim Pansel sudah disetujui, baru kami buka pendaftaran nantinya," ujar Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Selasa (8/11/2022).

Untuk itu, pihaknya segera membuka seleksi untuk penerimaan untuk mengisi Dewan Pendidikan Batam.

Untuk jumlah anggota Dewan Pendidikan yang akan direkrut masih menunggu keputusan nantinya.

"Kalau yang lama ada 10 orang, untuk  yang  baru masih menunggu, dan melihat keputusan nantinya," katanya.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho mengenai pembukaan seleksi penerimaan Dewan Pendidikan Batam periode selanjutnya, masih dalam tahap pembahasan.

"Sudah 9 nama yang diusulkan. Kemarin saya lihat sudah ada nama-namanya. Ada akademisi, media, Disdik. Namun tidak melibatkan anggota DPRD Batam sebagai mitra," ujarnya.

Baca juga: Takut Rusuh Lagi, Kapolresta Barelang Ikut Amankan Job Fair Batam 2022

Menurutnya, sebagai mitra Komisi IV ingin sudah seharusnya dilibatkan dalam pilihan anggota Dewan Pendidikan Batam.

"Kami inginnya orang terpilih nanti benar- benar peduli terhadap dunia pendidikan. Karena di Batam pendidikan ini sangat banyak masalahnya. Kalau sekarang saya belum nampak kinerjanya, apalagi mereka yang kemarin menjabat itu ada yang fokus di politik," kata Udin.

Untuk itu, sebagai mitra dari Dinas Pendidikan, diharapkan pemilihan anggota Dewan Pendidikan nanti bisa benar-benar fokus ke dunia pendidikan.

Udin mengakui memang tidak ada aturan yang mengatur terkait jabatan politik untuk berkontribusi dalam Dewan Pendidikan.

"Namun kurang elok rasanya, kalau ada anggota Dewan Pendidikan yang berkecimpung di bidang politik. Ada kekhawatiran nanti terhadap kinerja mereka. Seperti yang periode lalu," katanya.

Udin juga menilai kinerja Dewan Pendidikan selama ini tidak efektif.

Sampai saat ini belum ada laporan tertulis terkait kinerja mereka selama menjabat. Anggaran Rp 500 juta per tahun yang mereka terima dalam operasionalnya juga tidak diketahui untuk apa saja penggunaannya.

"Ini yang kami minta kejelasan. Sampai sekarang kami tidak melihat apa yang sudah diperbuat Dewan Pendidikan terhadap pendidikan di Batam," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved