Sabtu, 11 April 2026

Elon Musk Rugi 4 Juta Dollar AS Sehari, Pekerja Twitter di India Kena Imbasnya

Pekerja Twitter di India terkena dampak kebijakan Elon Musk yang mengaku rugi 4 juta Dollar AS sehari. Pekerja yang tersisa tinggal 12 orang.

Hypebeast via Kompas.com
CEO Tesla, Elon Musk yang baru-baru ini membeli Twitter Inc memangkas pekerja teknik di India hampir 90 persen. 

TRIBUNBATAM.id - Kabar tak enak datang dari Twitter Inc yang baru-baru ini dibeli Elon Musk.

Elon Musk yang dikenal karena menjadi Bos Tesla itu menerapkan kebijakan baru etelah membeli Twitter Inc.

Salah satu kebijakan Elon Musk adalah memangkas pekerja teknik di India.

Twitter di India dilaporkan mempekerjakan pekerja sedikitnya 200 orang.

Dengan aturan yang diterapkan Elon Musk, tepatnya PHK pada pekan lalu menyisakan pekerja tinggal 12 orang seperti diberitakan Bloomberg via Kompas.com.

Baca juga: Gibran Rakabuming Komentari Video ASN Tendang Motor sampai Pengendara Wanita Jatuh, Viral di Twitter

Saat ini Twitter di India tengah menghadapi kebijakan konten yang semakin ketat di bawah pemerintahan Narendra Modi.

Elon Musk berkicau di Twitternya, @elonmusk bahwa pengurangan pegawai Twitter tidak terelakkan lagi.

Karena perusahaan telah mengalami kerugian sebesar 4 juta dollar AS per hari.

Elon Musk mengatakan pegawai yang berhenti akan ditawari pesangon, 50 persen lebih banyak dari yang seharusnya.

“Sayangnya tidak ada pilihan lain, karena perusahaan rugi 4 juta dollar AS per hari. Bagi karyawan yang mengundurkan diri kami menawarkan 3 bulan pesangon dengan nilai 50 persen, atau lebih dari aturan legal yang seharusnya,” ujar Elon Musk.

Banyak pihak menilai, pangsa pasar sosial media tumbuh pesat, salah satunya di India.

Perusahaan teknologi lain, seperti Meta Platforms Inc., dan Google Alphabet Inc menganggap India sebagai mesin pertumbuhan utama yang mengandalkan potensi pengguna internet global.

Baca juga: Twitter Gugat CEO Tesla Elon Musk Gegara Batalnya Akuisisi, Persidangan Dimulai Oktober

Sisi lain, saat ini perusahaan sosial media menghadapi aturan konten yang semakin ketat.

Seorang sumber mengatakan, 70 persen karyawan yang menerima PHK adalah pekerja yang bersinggungan dengan teknik dan produksi.

Sisanya, PHK juga menyasar beberapa posisi seperti tim pemasaran, kebijakan publik dan komunikasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved