KEUANGAN
Selama 2022, 820 Saham Tercatat di BEI, Pasar Modal Indonesia Tertinggi di ASEAN
Jumlah saham yang ada di BEI tahun ini dapat mencapai total 820 saham sekaligus akan mengangkat pasar modal Indonesia di posisi satu wilayah ASEAN.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sampai penghujung 2022 ini, jumlah saham tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan bertambah 54 saham baru.
"Mulanya yang sudah tercatat ada 44 emiten baru, dan enam tambahan yang tercatat, termasuk e-commerce Blibli. Di tanggal 9 dan 10 sudah masuk masing-masing dua perusahaan lagi," jelas Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, Senin (14/11/2022).
Dengan demikian, jumlah saham yang ada di BEI tahun ini dapat mencapai total 820 saham.
Jumlah emiten tersebut berpotensi mengangkat pasar modal Indonesia menjadi peringkat satu dari wilayah regional ASEAN.
Baca juga: Bank Indonesia Prediksi Ekonomi di Kepri Akan Terus Membaik, Ini Alasannya
Sementara itu, pertumbuhan saham syariah juga mengalami pertumbuhan pesat, yakni hampir empat kali lipat dalam lima tahun terakhir ini.
Dari 810 saham tercatat di BEI sebelumnya, sebanyak 61 persen merupakan saham syariah.
"Saham syariah memberikan kontribusi 50 persen terhadap rata-rata nilai transaksi harian di BEI," tambah Jeffrey.
Pihaknya berharap, kinerja pasar modal di Indonesia dapat setara atau jauh lebih besar dibandingkan pasar modal di negara lainnya. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bursa-efek-indonesia-bei.jpg)