Rabu, 15 April 2026

BERITA KECELAKAAN

KECELAKAAN MAUT, Suzuki Swift Tersambar Kereta Api hingga Remuk, 3 Orang Tewas

Sebuah mobil Suzuki Swift tersambar kereta api perlintasan tanpa palang pintu di Leuwidahu hingga menyebabkan 3 orang tewas dan satu lagi kritis.

KOMPAS.COM
Empat pemuda menjadi korban kecelakaan maut antara mobil dan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Leuwidahu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (13/11/2022) dini hari. 

"Saat itulah diketahui oleh polisi, salah seorang sudah meninggal. Upaya mengeluarkan para korban cukup sulit karena kondisi medan. Apalagi ada yang terjepit kabin," ujar Wawan.

Setelah berhasil dievakuasi, para korban langsung dibawa ke RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

Sementara KA Serayu relasi Pasar Senen-Purwokerto yang sempat berhenti, meneruskan perjalanan ke arah Stasiun Tasikmalaya.

Rumah Duka Ramai Pelayat

Sementara itu, rumah duka Alif Mutaqin di Kampung Mancogeh, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Cipedes terus didatangi oleh pelayat pada Minggu (13/11/2022) sore.

Taufik Mutaqin (51) bercerita anaknya pamit mau pergi ke obyek wisata pemandian air panas Citiis di kaki Gunung Galunggung, Sabtu (12/11/2022) malam.

"Saya sebenarnya sudah tak mengizinkan. Namun ternyata berangkat berempat bersama teman-teman dekatnya menggunakan kendaraan roda empat. Akhirnya saya izinkan," ujar Taufik.

Menurut Taufik, keempatnya pergi ke Citiis dalam rangka mengajak Aslam (19), korban yang kini kritis, yang selama ini kuliah di Karawang.

"Mereka berempat ini teman-teman dekat. Mereka ingin mengajak main Aslan ke Citiis. Akhirnya saya izinkan Alif untuk pergi," kata Taufik.

Tanpa memiliki perasaan buruk, Taufik dikejutkan dengan kabar bahwa Alif bersama teman-temannya mengalami kecelakaan tertabrak kereta api.

Taufik bersama istrinya bergegas menuju ruang IGD RSU dr Sokeardjo, Kota Tasikmalaya.

Keduanya langsung lemas melihat Alif dalam keadaan koma akibat luka dalam di kepala, tergolek di blankar IGD sedang ditangani paramedis.

"Tidak ada firasat apa pun sebelumnya. Alif terlihat baik-baik saja. Saat itu saya tatap dia tergolek dalam keadaan koma di IGD," ucap Taufik menahan kesedihan.

Taufik dan istrinya akhirnya hanya bisa pasrah dan menangis, beberapa saat kemudian Alif menghembuskan nafas terakhirnya.

"Saya dan keluarga ikhlas atas kepergian Alif untuk selama-lamanya. Ini sudah kehendak Allah SWT," kata Taufik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved