Kamis, 16 April 2026

PIALA DUNIA 2022

Sosok Mario Gotze di Mata Pelatih Timnas Jerman Hansi Flick : Pemain Brilian

Hansi Flick menilai, Mario Gotze merupakan pemain yang memiliki performa bagus dan sangat berilian sehingga masih dibutuhkan Timnas Jerman

Editor: Mairi Nandarson
odd Andersen/ AFP
Mario Gotze kembali dipanggil Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2022. Terakhir kali Mario Gotze bermain untuk Timnas Jerman adalah tahun 2017. Foto adalah saat Mario Gotze melakukan selebrasi usai cetak gol tunggal kemenangan Timnas Jerman di Final Piala Dunia 2014 lawan Argentina 

TRIBUNBATAM.id, BERLIN - Pelatih Timnas Jerman, Hansi Flicks menilai Mario Gotze adalah pemain yang sederhana dan brilian.

Memiliki performa yang bagus dan selalu fit juga menjadi alasan Hansi Flicks kembali memanggil Mario Gotze untuk Timnas Jerman di Piala Dunia 2022.

Mario Gotze adalah pahlawan Timnas Jerman saat juara di Piala Dunia 2014 di Brazil.

Terakhir kali bermain bersama Timnas Jerman adalah tahun 2017 saat pertandingan persahabatan melawan Timnas Prancis pada 14 November 2017.

Pada pertandingan yang berakhir imbang 2-2 itu Mario Gotze bermain selama 25 menit.

Setelah itu selama lima tahun Mario Gotze tidak pernah lagi dibawa ke Timnas Jerman hingga kemudian Hansi Flick memanggilnya kembali untuk Piala Dunia 2022. 

Baca juga: Profil Youssoufa Moukoko, Pemain Muda di Skuad Jerman Piala Dunia 2022

Menurut Hansi Flick, Mario Gotze adalah pemain yang brilian yang bermain dengan intuitif tinggi.

Selain itu, Mario Gotze saat ini tengah berada pada level tertinggi sebagai pemain sepak bola.

Kiprah Mario Gotze bersama Timnas Jerman telah berjalan cukup lama.

Pemain yang kini bermain untuk Eintracht Frankfurt itu sudah bergabung dengan Timnas Jerman sejak jenjang U15.

Kemudian bersama Timnas Jerman, Mario Gotze telah tampil sebanyak 63 kali.

Baca juga: 5 Pemain Kunci Timnas Australia, Siap Jegal Prancis di Piala Dunia 2022

Mario Gotze juga menjadi sosok pahlawan bagi Timnas Jerman pada gelaran Piala Dunia 2014.

Kala itu, Gotze berhasil mencetak gol tunggal yang cukup untuk membawa Timnas Jerman keluar sebagai juara.

Kala itu, Timnas Jerman bertemu Argentina di babak final.

Gol tunggal Gotze pada penghujung waktu babak kedua cukup untuk mengunci gelar juara Timnas Jerman untuk yang ke empat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved