BATAM TERKINI
PESAN Berantai Soal Penculikan Anak Beredar di WhatsApp, Ini Kata Kapolsek Sagulung Batam
Pesan berantai yang berisi peringatan agar orangtua mewaspadai penculikan anak beredar melalui whatsapp grup. Ini pesan Kapolsek Sagulung Batam.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pesan berantai beredar di media sosial whatsapp grup. Dalam pesan itu disampaikan peringatan agar orangtua waspada dengan maraknya kasus penculikan anak.
Pesan itu masuk ke handphone emak-emak warga Sagulung, Batam.
Akibatnya, tak sedikit orangtua yang jadi resah dan takut dengan kabar tersebut.
“Kalau betul, aduh.. takut lah, anak saya tiap hari main kesana-sini. Lasak kali. Betul nggak pesan Whatsapp ini iya, katanya marak kasus penculikan anak,” ujar Ros, warga Dapur12 Sei Pelunggut sembari menunjukkan isi pesan WhatsApp grup di handphone miliknya, Selasa (22/11/2022).
Ros mengaku, hampir tiap hari mendapat pesan berbagai itu, isinya pun hampir sama.
Bahkan perangkat RT setempat juga mengingatkan anak-anak agar selalu diawasi orangtua.
“Diberitahukan untuk ibu2 yg punya anak sd harap berhati2 barusan trjadi penculikan di SD pondok kasih kav. kamboja. Dua cowok pelakunya menggunakan mobil rush hitam kejadian jam 10.30. dgn modus di kasih uang,harap berhati2 ya buk trimakasih."
Demikian isi pesan berantai tersebut.
Baca juga: Polsek Batam Kota Buka Gerai Vaksin, Tersedia untuk 100 Orang Pakai Pfizer
Pesan berantai pun tak hanya diterima warga Kelurahan Sei Pelunggut, warga kelurahan Sungai Langkai juga demikian.
Kepanikan emak-emak di Sagulung pun semakin menjadi setelah menerima pesan itu.
Mereka meminta agar polisi dapat menangkap pelaku penculikan anak.
“Ada-ada saja mau akhir tahun begini bah, marak pula penculikan anak. Anakku tak kukasi keluar main jauh-jauh jadinya,” ujar warga Sungai Langkai, Nita.
Kapolsek Minta Warga Tenang
Sementara itu, Kapolsek Sagulung, Batam, Iptu Nyoman Ananta meminta warga Sagulung untuk tidak panik apalagi takut terkait adanya isu penculikan anak yang beredar melalui WhatsApp grup.
Namun justru sebaliknya, Kapolsek Nyoman meminta lewat adanya pesan berantai isu penculikan anak dapat dijadikan orang tua untuk lebih dapat meningkatkan pengawasan terhadap anak masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2308Kapolsek-Sagulung.jpg)