Breaking News:

JASA RAHARJA KEPRI

Jasa Raharja Kepri Jalankan Program Tangung Jawab Lingkungan

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, Jasa Raharja Provinsi Kepri, salurkan CSR melalui program tanggung jawab lingkungan.

Ist
Pemberian bantuan CSR tempat sampah dari Jasa Raharja ke pengelola tempat wisata tangga 1000. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bukan hanya memberikan santunan terhadap korban kecelakaan.

Tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, Jasa Raharja Provinsi Kepri, salurkan CSR melalui program tanggung jawab lingkungan.

Adapun program tanggung jawab lingkungan tersebut, berupa pemberian bantuan tempat sampah di salah satu tempat wisata yang ada di Kota Batam yakni tempat wisata tangga 1000 Sekupang, Kota Batam.

Kepala Jasa Raharja Provinsi Kepri Mulyadi, bersama beberapa orang staf dari Jasa Raharja mendatangi tempat wisata tangga 1000 dan menyerahkan secara simbolis tempat sampah kepada pengelola.

Dalam kesempatan tersebut Mulyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program tahunan Jasa Raharja sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. "Banyak program yang kita jalankan, di luar pemberian santunan,"katanya.

Seperti memberikan bantuan penanaman bibit pohon untuk penghijauan, ada juga berupa tempat sampah. "Program ini selalu kita anggarkan setiap tahun, untuk membantu masyarakat diwilayah kerja kita,"kata Mulyadi.

Dia juga mengajak masyarakat khususnya pengunjung tempat wisata agar peduli terhadap kebersihan."Harapan kita agar pengunjung bisa menjaga kebersihan saat berkunjung ketempat wisata,"kata Mulyadi.

Dia juga menjelaskan pihaknya setiap tahun akan terus menyalurkan CSR melalui program tanggung jawab lingkungan."Jadi mari sama-sama menjaga lingkungan, baik penghijauan dan juga kebersihan,"kata Mulyadi.

Sementara di tempat yang sama Zainal Arifin, pengelola tempat wisata pantai 1000 Sekupang, mengatakan sangat senang dengan bantuan tempat sampah tersebut.

"Dua tahun lebih kita tutup total karena pandemi Covid-19, jadi kita baru buka kembali. Semua fasilitas sudah rusak dan saat ini kita sedang melakukan pembenahan,"kata Zainal.

Dia juga mengatakan dengan adanya bantuan tersebut, beban mereka lebih ringan, terlebih dalam pengelolaan sampah."Jadi pengunjung bisa buang sampah pada tempatnya, dan kita sebagai pengelola bisa lebih mudah memilah-milah sampah,"kata Zainal.

Dia juga menjelaskan saat ini pihaknya belum bisa berbuat banyak, karena tempat wisata yang mereka kelola baru dibuka dan belum banyak pengunjung yang datang."Kita terus berusaha untuk memperbaiki fasilitas yang ada agar pengunjung bisa lebih aman dan nyaman menikmati pemandangan dari tangga 1000,"kata Zainal.(ian)

(Tribunbatam.id, Ian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved