Breaking News:

PEMKAB KARIMUN

Bupati Karimun Apresiasi 32 Pengembang Berkontribusi Bagi Pembangunan

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi kontribusi 32 pengembang perumahan yang telah berkontribusi bagi pembangunan dan perekonomian Karimun.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama perwakilan pengembang sesudah menandatangani serah terima prasarana, sarana dan utilitas Umum (PSU) yang dibangun oleh pengembang kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati Karimun, Senin (5/12/2022). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi para pengembang perumahan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Itu disampaikan Bupati Karimun kepada sejumah pengembangan dalam agenda penandatanganan berita acara serah terima Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) yang dibangun oleh pengembang, kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati Karimun, Senin (5/12/2022).

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebut, penandatanganan berita acara itu dilakukan sebagai bagian dari penyerahan sejumlah aset yang dimiliki oleh para pengembang.

Kemudian diserahkan kepada pemerintah untuk penanganan lebih lanjut.

"Berdasarkan data yang ada sejak 2021 ada 32 pengembang, yang melakukan pembangunan rumah dengan jumlah ribuan unit, sebagian besar sudah terjual semua," ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Kunjungi Karimun Beri Bantuan 1.441 Mubaligh

Ia menambahkan, sebagian besar kondisi ini membuat pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Karimun cukup baik.

Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap pengembang yang ada di Kabupaten Karimun kedepannya melakukan pembangunan rumah dengan model modern sesuai perkembangan jaman.

"Semoga tahun ini dan tahun depan, ekonomi dan perkembangan Kabupaten Karimun semakin baik. Untuk itu, saya minta pengembang yang ada di Kabupaten Karimun supaya membangun rumah bertipe modern," ujarnya.

Ia pun meminta kepada dinas terkait agar gambar perumahan yang akan dibangun dilihat terlebih dahulu, kalau tidak sesuai gambarnya izinnya tidak usah dikeluarkan.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kabupaten Karimun Muhammad Zulfan mengatakan, PSU kewajiban bagi pengembang yang sudah diamankan dalam undang-undang tentang perumahan dan kawasan permukiman.

Baca juga: Data HIV AIDS Karimun Terbaru, Waria, PSK dan Warga Binaan Masuk Hitung

"Memang saat ini ada tiga pengembang yang mengajukan pengembangan PSU, diantaranya yakni PT Limau Utama dan PT Sinar Suman Prianto. Sedikitnya PSU yang diserahkan ini karena terkendala banyaknya PSU yang rusak dan berubah fungsi, sehingga menunda penyerahan PSU ini." ujar Zulfan.

Bahkan menurut Zulfan, saat ini ada empat pengembang di daerah Kapling yang keberadaannya tidak diketahui lagi.(TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved