Breaking News:

BATAM TERKINI

Lama tak Diangkut, Sampah di Bengkong Laut Batam Makin Menggunung dan Berlalat 

Tumpukan sampah menggunung di pintu masuk Komplek Green Town, Bengkong Laut, Batam dan memicu kerumunan lalat serta menyebabkan bau tak sedap.

TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Seorang pengendara saat melihat di dekat tumpukan sampah Komplek Green Town Bengkong Laut, Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berbulan -bulan tak diangkut, tumpukan sampah menggunung di pintu masuk Komplek Green Town, Bengkong Laut, Batam.

Sampah-sampah tersebut tampak berserakan di pinggir jalan, hingga membuat warga resah karena dikhawatirkan akan menjadi sumber penyakit dan menimbulkan bau tak sedap, hingga merusak pandangan.

Berdasarkan pantauan Tribun Batam, Jumat (9/12/2022)  tumpukan sampah persis di pintu masuk Komplek Green Town Bengkong.

Saat hendak menuju ke komplek itu, sampah-sampah tersebut berada di sebelah kiri jalan.

Sampah-sampah itu didominasi dengan plastik berbagai ukuran dan warna.

Plastik tersebut digunakan untuk mengisi sampah sisa makanan dan tangkai berbagai jenis sayuran.

Lalat dan nyamuk tampak menghinggapi tumpukan sampah itu.

Baca juga: UMK Batam 2023 Ditetapkan Rp 4,5 Juta, Pengusaha Ajukan Gugatan ke MA

Sejumlah pengendara roda dua yang melintas terlihat menutup hidung menggunakan tangan kiri.

Bahkan ada yang harus tancap gas agar terhindar dari bau tak sedap.

Salah seorang warga, Uni (42) berharap agar petugas dari Dinas kebersihan yang berada di Bengkong segera mengangkut sampah-sampah tersebut.

"Ketika tidak diangkut dikhawatirkan akan bertambah banyak," sebut Uni, Jumat (9/12/2022).

Apalagi kata dia, di lokasi sampah itu sudah banyak lalat, yang mana lalat itu bisa saja berseliweran masuk ke rumah warga.

Dikatakannya, sampah-sampah itu sebagian besar merupakan sampah rumah tangga, yang sengaja dibuang oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di pinggir jalan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Rudi, seorang pengendara yang kebetulan melintas.

Rudi menambahkan apabila musim hujan tempat itu rawan banjir, sehingga membuat sampah akan hanyut ke parit dan aliran air terhambat.

"Bila ini tidak cepat diatasi maka akan menjadi persoalan baru, warga akan terserang penyakit, karena sampah akan mengundang datangnya berbagai penyakit," ujarnya.

Rudi berharap agar pemerintah Kota Batam segera melakukan tindakan untuk mengatasi persoalan sampah ini.

Karena menurutnya, kejadian ini sudah lama dan belum ada solusi yang bisa menyelesaikan terkait sampah ini. ( TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved