BERITA SINGAPURA
Kurir di Singapura Tempuh Cara Ekstrem Demi Turunkan Berat Badan
Kurir di Singapura membagikan pengalamannya menempuh cara ekstrem demi menurunkan berat badan sekaligus mengejar bonus dari pekerjaannya.
SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Seorang kurir di Singapura nekat mengambil cara ekstrem agar berat badannya bisa turun.
Kurir di Singapura bernama ZaoBao SG itu tidak hanya sukses menurunkan berat badan sesuai targetnya, namun juga mendapatkan cuan dari kerja kerasnya.
Kurir di Singapura itu mengantarkan paket menggunakan sepeda serta menyelesaikian 70 pesanan dalam dua hari.
Berat badannya yang semula 67 Kilogram, susut tiga kilogram dalam dua bulan.
Tak hanya berat badannya yang turun, ia mendapat total 865 dollar Singapura dari usaha gigihnya itu.
Meski begitu, dalam postingan yang ia bagikan, ZaoBao SG mengaku jika selama kejar target itu, ia tidur kurang dari lima jam sehari untuk mendapatkan jumlah yang diinginkan.
Baca juga: Singapura Terima 37 Perawat Indonesia, Negeri Singa Butuh 24 Ribu Nakes
“Syukurlah, istri saya sangat mendukung pekerjaan saya, satu-satunya hal yang saya simpan darinya adalah perjuangan yang saya lalui sebagai pengirim barang,” ujarnya.
Dilansir dari World of Buzz, dalam postingannya, dia menyebutkan bahwa alasan dia bergabung sebagai delivery driver adalah karena ingin melakukan sesuatu dan sedang berusaha menurunkan berat badan.
Dia mengaku harus menyelesaikan 70 pesanan dalam 2 hari untuk mendapat keuntungan maksimal dan bonus.
Program bonus yang disebutkannya menyebutkan bahwa pengendara harus menyelesaikan minimal 60 pesanan agar bisa mendapatkan hadiah.
Dia kemudian menceritakan bahwa alasan lain dia mulai bekerja adalah karena dia ingin membantu persewaan karena dia harus menyewa kamar di Singapura saat pandemi covid-19 melanda.
“Saya menggunakan sepeda untuk mengirim pesanan dan berat badan saya berubah dari 67kg menjadi 64kg dalam 2 bulan,” ungkapnya. (TribunBatam.id) (Kompas.com/Tito Hilmawan Reditya)
Sumber: Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Singapura-laporkan-kasus-cacar-monyet-atau-monkeypox-45.jpg)