Bank Indonesia

Permudah UMKM Terbitkan Sertifikat Halal

Bank Indonesia Kepri meresmikan kantor halal Center dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Politeknik Negeri Batam

Ist
Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung saat meresmikan kantor halal center di Poltek Batam. Jumat (23/12/2022).   

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meresmikan kantor halal Center dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Politeknik Negeri Batam, Jumat (23/12/2022).

Peresmian tersebut dilakukan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung.

Usai meresmikan kantor Juga Agung mengatakan, bahwa kantor Halal Center ini dapat membantu dan memfasilitasi UMKM dalam proses sertifikasi halal.

"Ini merupakan wujud komitmen kami untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di Kepri," sebut Juda.

Lebih lanjut kata dia, kegiatan ini sangat positif. Dan bisa bermanfaat bagi orang banyak yang ada di Kepri.

Baca juga: Bank Indonesia Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kepri Capai 4,7 Persen Tahun 2023

"Kantor ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Terutama pelaku UMKM. Kami sangat optimis Kepri bakal menjadi kawasan industri halal di Indonesia," jelasnya.

BI Indonesia juga menggandeng, para pesantren untuk mengembangkan industri halal. Setidak ada 113 pesantren yang diberikan pelatihan pendamping halal. Tujuannya untuk membangun ekonomi syariah di Kepri.

BI memiliki beberapa pilar dimana sudah punya produksi halal. Pilar tersebut yakni makanan halal, fashion halal dan juga bisa pertanian tergantung lokasinya.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Kepri Musni Hardi K Atmaja mengatakan kantor ini memiliki pendamping halal bersertifikat dan didukung dengan fasilitas yang lebih lengkap.

"Dengan fasilitas tersebut masyarakat akan lebih mudah dan puas saat mengurus sertifikat halal," katanya.

Apalagi kata dia, saat ini proses pembuatan sertifikat halal sangat sulit.

Masalahnya beragam, mulai dari lamanya proses, mahal dan minimnya pengetahuan. 

"Hadirnya kantor Halal Center ini, dapat mempermudah masyarakat terkhusus pelaku UMKM di Kepri," jelasnya.

BI Kepri memberikan pelatihan pencetak pendamping halal. 

Semoga upaya dan dukungan yang diberikan dapat membawa hal positif. Untuk mengupayakan ekonomi syariah di Kepri.

"Ke depan, tentunya kami berharap proses sertifikasi halal dapat dilakukan dengan 

lebih cepat, serta biaya yang terstandar dan terjangkau," harapnya. (ron).

(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved