Breaking News:

Guru Tewas Terseret Arus Sungai, Berusaha Selamatkan Nyawa Dua Pelajar

Guru yang tewas terseret arus sungai setelah berusaha menyelamatkan dua pelajar dikenal ramah tidak hanya di sekolah, namun juga bagi warga.

TribunBatam.id via herald.co.zw
Ilustrasi guru tewas terseret arus sungai setelah berusaha menyelamatkan dua pelajarnya. 

GORONTALO, TRIBUNBATAM.id - Seorang guru meninggal dunia setelah berusaha menyelamatkan dua pelajarnya yang terseret arus sungai.

Guru bernama Kadri Hadju berumur 38 tahun itu dikenal sebagai pribadi yang ramah, khususnya kepada pelajar termasuk dua pelajar yang menjadi korban terseret arus sungai pada Minggu (25/12/2022) siang.

Dua pelajar dan seorang guru terseret arus Sungai Bone di Dusun III Limbuwahu Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Guru yang menjadi korban tewas setelah berusaha menyelematkan dua pelajar yang terseret arus sungai merupakan warga Desa Iloheluma dan tenaga pendidik di SMAN 1 Suwawa Timur.

Guru Kadri Hadju merupakan Guru SMAN I Suwawa Timur terangkat menjadi guru honorer sajak tahun 2011, dan terangkat menjadi pegawai negeri sipil pada 2012.

Baca juga: Ameena Anak Atta Halilintar Mulai Dilatih Guru Belajar Merangkak

Sementara identitas dua pelajar yang tewas terseret arus sungai yakni Farel Prasetyo Moto (15) pelajar warga Desa Tilangobula, Kecamatan Suwawa Timur dan Rifan Lasole (16) pelajar warga Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur.

Kepala Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango, Yoan Achril Babyongo mengungkapkan peristiwa ini.

Menurut Achril, seorang ibu bernama Yuni Tolago, warga Dumbaya Bulan Kecamatan Suwawa Timur yang menjadi saksi mata dalam peristiwa ini memberi penjelasan.

Awalnya, sebelum Kadri Hadju ke sungai, ia sempat makan bersama dengan anak muridnya sebanyak 15 orang sekira pukul 14.00 Wita di rumah Difta, seorang pengurus OSIS SMAN I Suwawa Timur.

“Pada Sabtu sore itu Pak Guru rencananya cuma datang untuk foto bersama dengan siswanya di Sungai Bone. Namun sampai di sungai Pak Guru bersama muridnya 5 orang turun mandi,” kata Yuni Tolago, Senin (26/12/2022).

Baca juga: Nasib Penumpang Mobil Pajero Sport yang Hanyut Terseret Arus Sungai, Fotonya Viral

Tidak lama kemudian, dua dari lima pelajar yang mandi terseret arus air sungai ke bagian yang memiliki kedalaman 5-10 meter. Mereka berdua minta pertolongan ke guru Kadri Hadju.

Guru Kadri Hadju pun langsung berusaha menolong muridnya namun sayangnya ia ikut tenggelam terbawa arus sampai ke dalam dasar air.
Siswa lainnya yang berada di lokasi menanti kemunculan guru dan dua temannya, namun tak kunjung ada.

Mereka kemudian memutuskan menuju ke perkampungan untuk melapor ke warga desa.

Warga dan aparat Desa Poduwoma berbondong menuju lokasi untuk membantu melakukan pencarian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved