Breaking News:

BERITA KRIMINAL

GEGER Oknum Polisi Diduga Aniaya ODGJ, Kapolres Minta Jangan Terbawa Rumor

Oknum polisi diduga menganiaya ODGJ bukin geger warga Lembata. Kapolres pun meminta sejumlah pihak untuk tidak terbawa rumor.

ist
Ilustrasi Oknum Polisi Diduga Aniaya ODGJ - Anggota Satreskrim Polres Lembata sedang menyelidiki dugaan penganiayaan oknum polisi kepada seorang pria berstatus ODGJ pada Selasa (27/12/2022). 

LEMBATA, TRIBUNBATAM.id - Penyidik Satreskrim Polres Lembata sedang memeriksa oknum polisi yang diduga menganiaya Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ.

Laporan dugaan penganiayaan oleh oknum polisi ke Polres Lembata itu dibuat oleh keluarga ODGJ bernama Yosep Kapaso Bala Lata Ledjap.

Keluarga pria 21 tahun itu menyebut jika oknum polisi menganiaya pria berstatus ODGJ itu hingga mengalami luka pada batang hidung, pelipis kanan dan kirinya.

Kapolres Lembata, AKBP Dwi Handono Prasanto menegaskan jika sejumlah pihak tidak terbawa rumor terlebuh dahulu terkait dugaan penganiayaan oknum polisi terhadap ODGJ itu.

"Humas pasti akan menjelaskan setelah ada faktanya. Jangan terbawa rumor. Saat ini sedang dalam pemeriksaan Reskrim. Karena ada saksi menyatakan orang itu memukul duluan. Nanti kalau selesai pemeriksaan akan jelas semua," ungkap Kapolres Lembata.

Baca juga: Oknum Polisi Tikam Senior di SPN Polda Riau Jadi Perhatian Kompolnas

Keluarga Yosep Kapaso Bala Lata Ledjap, Andreas Ledjap sekaligus kakak kandungnya mengungkap jika dugaan penganiayaan oleh oknum polisi terhadap pria berstatus ODGJ itu terjadi pada Selasa (27/12/2022) sekira pukul 21.00 Wita.

Atau persis di depan Kantor Koperasi Pintu Air, Kota Lewoleba.

Kejadian bermula saat sekelompok anggota polisi mencari sang adik di rumahnya di Kota Baru, Kelurahan Lewoleba Tengah.

“Mereka datang cari, tapi Bala tidak ada. Mereka sempat ribut dan marah dengan nada tinggi. Katanya Bala ada pukul salah satu anggota polisi,” ungkapnya kepada wartawan.

Karena tidak menemukan Bala di rumah, sejumlah oknum polisi menggunakan sepeda motor tersebut mencari Bala di beberapa titik.

Baca juga: Dua Oknum Polisi Polda Kaltara Dipecat Gegara Kasus Asusila

Saat menemukan Bala di sekitar Kantor Koperasi Pintu Air, mereka langsung memukulinya.

Setelah dianiaya, Bala dilepas di tempat yang berbeda dalam keadaan kedua tangan terikat di belakang.

Pihak keluarga Bala sangat menyesali kejadian ini.

Menurut mereka oknum polisi ini sangat tidak manusiawi menganiaya orang yang memiliki gangguan mental atau ODGJ.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved