BERITA KRIMINAL
15 Siswi Dipukul Kepala Sekolah 2 Diantaranya Pingsan dan Ada Pelecehan
Kepala Sekolah MTs Nurul Islam di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berinisial AN memukul 15 siswinya karena jajan di luar sekolah.
Ia menambahkan polisi sudah memiliki alat bukti berupa hasil visum para korban.
"Hasil visum sudah keluar dan ini menjadi alat bukti. Korban ada yang mengalami luka lecet di bagian kepala," terangnya, dikutip dari TribunJatim.com.
Dari keterangan para korban, ada tiga korban yang langsung pingsan seteleh mendapat pukulan dari AN.
"Menurut keterangan pelapor, korban langsung pingsan, ada tiga orang pingsan kemudian mereka syok," imbuhnya.
AN Dicopot dari Kepala Sekolah
Mengetahui kejadian ini, pihak yayasan Nurul Islam langsung mencopot AN dari jabatan Kepala Sekolah.
Ketua Yayasan Nurul Islam, Ali Muchsin, menyesalkan perbuatan yang dilakukan AN kepada para siswi.
Kini pihak yayasan telah menunjuk pelaksana tugas sementara untuk mengisi posisi Kepala Sekolah.
"Dengan kejadian tersebut kami dari yayasan langsung mengambil tindakan cepat. Pertama, kami langsung memberhentikan kepala sekolah dan menunjuk Plt baru, dari Waka dan seorang perempuan," ungkapnya, Kamis (5/1/2023).
Pihak yayasan juga mencoba mendatangkan psikolog untuk siswi yang mengalami kekerasan.
Proses trauma healing diperlukan agar para siswi tidak terganggu dalam proses belajar mengajar.
Menurut Ali Muchsin, pencopotan AN dari jabatan Kepala Sekolah dilakukan untuk menghilangkan trauma para korban.
"Kalau beliaunya (AN) masih di sini nanti tidak bisa trauma healing, sebab anak-anak masih bertemu," terangnya.
Para korban saat ini duduk di kelas IX dan sebentar lagi akan menjalani ujian.
"Mereka rata-rata kelas IX, saya khawatir psikis mereka terganggu, sehingga pembelajaran dan kelulusan juga terganggu," jelasnya, dikutip dari Kompas.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2-6-2020-ilustrasi-pemukulan-istri-dipukul-suami-penganiayaan.jpg)