Jumat, 1 Mei 2026

BERITA KRIMINAL

Didin Ungkap Kejanggalan Dalam Kasus Satu Keluarga di Bekasi Keracunan

Didin merasa janggal, lantaran suami mantan istrinya menghilang pasca peristiwa satu keluarga di Bekasi keracunan, Kamis (12/1) lalu

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
(TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)
Polisi saat melakukan olah TKP di rumah kontrakan yang menjadi lokasi satu keluarga ditemukan terkapar diduga keracunan di Kelurahan Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (12/1/2023). 

CIANJUR, TRIBUNBATAM.id - Ada kejanggalan dalam kasus satu keluarga di Bekasi keracunan.

Hal ini disampaikan Didin (45), mantan suami Ai Maemunah (40), korban keracunan di Bantargebang, Kota Bekasi.

Diketahui, selain mantan istri Didin, dua anak kandungnya yakni M Ridwan Abdul Muiz (18), dan M Ruswandi (15) juga menjadi korban meninggal dalam kasus keracunan ini.

Adapun kecurigaan Didin ini, lantaran ayah tiri anak-anaknya kini menghilang, bersamaan dengan adanya peristiwa keracunan itu.

Diketahui, setelah berpisah dengan Didin, mantan istrinya tersebut menikah lagi dengan WWN.

Sejak peristiwa keracunan Kamis (12/1/2023), WWN belum diketahui keberadaannya.

"Tolong itu kalau ketemu si WWN bawa ke sini," ujar Didin dengan nada tinggi ditemui di area pemakaman Kampung Sudimampir, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jumat (13/1/2023) malam dilansir dari TribunJabar.id.

Baca juga: Tiga Orang Tewas Keracunan, Dua Korban Lain Masih Dirawat di Rumah Sakit

Ia belum tenang sebelum menemukan WWN yang kini menghilang.

Didin mengaku sangat terpukul dan tidak percaya kedua anak laki-laki dan mantan istrinya tewas secara tidak wajar.

Karena itu, Didin meminta kepolisian untuk mengusut dan mengungkap kasus kematian keluarganya itu.

"Saya sudah cukup lama berpisah dengan almarhumah (Ai Maemunah). Sangat sedih dan terpukul dengan kejadian yang juga merenggut nyawa kedua anak laki-laki saya. Meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini," kata Didin.

Didin mengatakan, banyak kejanggalan dalam kasus kematian keluarganya itu.

Karena, seusai kejadian suami dari Ai Maemunah tidak ada di tempat dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

"Saat ditemukan kata kepolisian, para korban dalam kondisi lemas dan mulut berbusa. Memang dugaannya keracunan, tapi saya yakin ini ada keterlibatan dari suami mantan istri saya berinisial Wwn," jelasnya.

Ketiga korban, kata Didin, dimakamkan berdampingan di tiga liang lahat.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved