RS Santa Elisabeth Group dan CHARIS Gelar Operasi Gratis
RS Santa Elisabeth group bekerjasama dengan Caritas Humanitarian Aid dan & Relief Initiatives Singapura Singapore (CHARIS) mengadakan bakti sosial
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id, BATAM- Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth group bekerjasama dengan Caritas Humanitarian Aid dan & Relief Initiatives Singapura Singapore (CHARIS) mengadakan bakti sosial kepada masyarakat Batam kurang mampu, Jumat (13/1/2023).
Operasi gratis diadakan di tiga Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam, yakni Lubukbaja operasi bibir sumbing, Batam Kota operasi katarak dan Seilekop Batuaji dilakukan operasi benjolan.
Selain Operasi gratis Bantuan Sosial (Baksos) juga dilakukan di tiga Rumah Sakit, yakni RS Elisabeth Lubukbaja, RS Elisabeth Batam Kota dan RS. Seilekop Batuaji.
Bakti sosial ini diprakarsai oleh Cahaya Masa Depan (CMD) dengan donatur oleh CHARIS dan Cahaya Masa Depan (CMD).
Chairman CHARIS Grants Committee Ms Elaine Chan saat ditemui Tribun Batam mengatakan CHARIS merupakan salah satu Caritasadalah badan yang menaungi bagian bantuan kemanusiaan luar negeri dibawah keuskupan Singapura.
“"CHARIS sendiri didirikan pada tahun 2010 di Singapura, CHARIS merupakan bagian dari Caritas Internasional yang menaungi sekitar 160 badan organisasi di seluruh dunia," sebut Ms Elaine.
Dan memiliki tujuan untuk membangun dunia yang lebih baik lagi. Seperti membantu orang-orang miskin dan tersingkirkan yang , serta berada di lebih dari 200 negara di dunia.
Ia kemudian menjelaskan bahwa, donasi ini dilakukan di Indonesia karena terinspirasi dari iman Katolik yakni satu tubuh.
Kita bersatu dan menjadikan komunitas Katolik di Singapura untuk mencintai dan membantu negara tetangga melalui bantuan kemanusiaan tanpa memandang suku, agama, ras, untuk membangun dunia dengan keadilan dan cinta kasih. Sehingga komunitas CHARIS ingin lebih mencintai negara-negara tetangga.
"Selain memberikan bantuan kemanusiaan. Kami juga memberikan bantuan bencana alam di sejumlah negara lain," beber Ms Elaine.
Sementara itu, untuk CMD juga memiliki visi yang sama. Tercatat sejauh ini CMD banyak memberikan bantuan yakni di sekitar Kepulauan Riau.
Untuk donasi kali ini, CMD bertugas sebagai perpanjangan tangan dari KepriCharis. Prosesnya adalah ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan maka, pihak CMD akan melakukan pengajuan grant proposal kepada CHARIS, jika di setujui maka akan di bantu.
"Adapun negara yang sudah kami bantu adalah negara-negara di Asia Tenggara, Kamboja, hingga Ukraina juga kami bantu," ujar Ms. Elaine.
Dikatakannya, CHARIS saat ini tidak berdiri sendiri, ada 18 anggota organisasi lain yang berdiri di bawah CHARIS.
Ia mengaku ini bukan merupakan kali pertama CHARIS membantu masyarakat Kepulauan Riau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/chairman-charis.jpg)