MASTERCHEF INDONESIA

Rayhan MasterChef Indonesia 10 Pulang Imbas Pilih Keju Paling Sulit Diolah

Rayhan harus meninggalkan galeri MasterChef Indonesia 10, Sabtu (21/1/2022) setelah gagal dalam pressure test. Dia memilih keju paling sulit diolah.

RCTI
Rayhan MasterChef Indonesia 10 pulang setelah gagal pressure test dengan tantangan keju, Sabtu (21/1/2023). 

TRIBUNBATAM.id - Rayhan harus meninggalkan galeri MasterChef Indonesia 10, Sabtu (21/1/2022) setelah gagal dalam pressure test.

Dalam pressure test itu, masakan Rayhan dinilai kurang memuaskan dari segi rasa.

Kendati demikian, ketiga juri sepakat Rayhan menampilkan effort lebih dalam tantangan kali ini.

Saat itu, ada empat peserta yang masuk pressure test, yakni, Abdi, Vivi, Ravi dan Rayhan.

Mereka ditantang untuk membuat kreasi masakan enak dengan mengimplentasikan keju.

Beberapa jenis keju mewah terpampang rapi di galeri MasterChef Indonesia 10.

Sebut saja Pecorino, Tête de Moine, Gorgonzola, Brie dan masih banyak lagi.

Baca juga: Chef Juna Sebut Ami MasterChef Indonesia 10 Kurang Kerjaan saat Masak Nasi Hainan

Rayhan pun memilih keju Pecorino dan membuatnya menjadi sajian Ravioli.

Dia berusaha membuat Ravioli dari scratch.

Rayhan membuat adonan ravioli hingga mengisinya dengan keju.

Sayangnya, hidangan Green Ravioli buatan Rayhan kurang memuaskan juri.

Hal ini lantaran keju yang dipilih Rayhan dianggap tak cocok.

Terlebih keju itu merupakan salah satu keju yang paling sulit diolah.

"Itu Ravioli yang baik, tapi kamu memilih keju yang tidak mudah," kata Chef Renatta.

Sementara itu, Chef Juna menyoroti bentuk ravioli buatan Rayhan yang dinilai kurang sempura.

Menurut Chef Juna, ravioli semestinya berbentuk kembung dengan isian yang sempurna.

Sementara ravioli buatan Rayhan cenderung datar. 

Selain itu, cara platting Rayhan juga dianggap kurang menarik.

Baca juga: Chef Arnold Lepeh Hidangan Fahmi MCI 10 Karena Paha Bebek yang Belum Matang

Pemilihan piring yang salah juga menjadi faktor kegagalannya.

"Saya pernah membuat Ravioli dengan piring flat, tapi Raviolinya lebih gendut dan besar," ujar Chef Juna.

Dengan beberapa kekurangan itu, Rayhan mesti pulang dari MasterChef Indonesia 10.

Kendati demikian, para juri mengapresiasi usaha Rayhan membuat ravioli dari awal.

Menurut mereka, Rayhan telah mengeluarkan effort terbaik dan berani mengambil risiko.

Sebelumnya, Rayhan menjadi satu-satunya peserta yang lolos pressure test MasterChef Indonesia 10 episode 8, Minggu (15/1/2023) lalu.

Dia berhasil melaju ke babak selanjutnya berkat salad.

Saat itu, Rayhan membuat hidangan Shumac Salad with lemon vinaigrette and breast chicken sauteed.

Rayhan ingin menyajikan hidangan salad yang sehat dan segar dengan menggunakan dressing lemon sebagai acidity.

Dia memang memiliki kafe yang menyediakan aneka menu salad, sehingga cukup mahir membuat hidangan itu.

Baca juga: Rayhan MasterChef Indonesia 10 Selamat dari Pressure Test Berkat Salad

Kini, Rayhan harus pulang setelah dua kali masuk pressure test.

Kepulangan pria 25 tahun itu disambut isak tangis dari peserta lainnya.

(TRIBUNBATAM.id/Widi Wahyuning Tyas)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved