PILPRES 2024
Surya Paloh Temui Airlangga Hartarto, PPP Sebut Pilpres 2024 Harus Kepala Dingin
Terkait Pilpres 2024, PPP pun mengaku tak takut jika Golkar meninggalkan mereka setelah pertemuan Surya Paloh dengan Airlangga Hartarto.
Karena itu, partai NasDem maupun partai lainnya masih berpeluang berpindah haluan.
"Jadi probability kemungkinan itu masih terbuka," tukasnya.
NASIB KIB
Sejumlah partai politik (parpol) yang ada di parlemen telah terang-terangan menyatakan akan mendeklarasikan koalisi ataupun calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024 sebelum bulan puasa tahun ini.
Baca juga: Nasdem Kepri Usulkan Enam Nama Maju DPR RI, Ada Marlin hingga Amsakar
Partai Nasdem misalnya akan mendeklarasikan Koalisi Perubahan sebelum bulan puasa.
Sementara PKB juga akan mendeklarasikan capres atau cawapres yang bakal diusung sebelum bulan puasa.
Lantas, kapan Partai Golkar akan mendeklarasikan capres-cawapres pilihan mereka?
Untuk diketahui, Golkar tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sedang mempersiapkan itu.
Agung Laksono mengungkapkan, Airlangga akan melakukan langkah-langkah yang tepat demi tercapainya harapan bersama KIB.
Baca juga: Puan Maharani Jalan Pagi Dengan Airlangga Hartarto Hari Ini, Setelah Anies Baswedan dan AHY Bertemu
"Beliau sedang mempersiapkan dan melakukan langkah-langkah yang tepat dalam menuju apa yang harapan kami bersama, yaitu tercapainya sepasang capres-cawapres," ujar Agung saat ditemui usai menghadiri Ibadah dan Perayaan Natal DPP Angkatan Muda Perubahan Indonesia (AMPI) di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Minggu (29/1/2023).
Namun, Agung Laksono memastikan bahwa Golkar sudah memutuskan akan mengusung kader sendiri.
Sejauh ini, para elite Golkar terus mendorong Airlangga Hartarto untuk maju Capres 2024.
Walau begitu, Golkar harus mencari pasangan yang mendampingi Airlangga dengan cara berkoalisi.
"Tapi tentu tidak bisa sendiri, harus dengan bentuk pasangan, dalam hal ini perlu koalisi. Kami sudah memiliki KIB. Ya terbuka untuk partai-partai lain," kata Agung Laksono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sekjen-PPP-Arwani-Thomafi-soal-pertemuan-Surya-Paloj-dan-Airlangga-Hartarto.jpg)