Minggu, 19 April 2026

BATAM TERKINI

389.927 Pengendara Batam Terekam ETLE Langgar Aturan, Polisi Gelar Operasi Seligi

Ditlantas Polda Kepri mencatat 389.927 pelanggar yang tertangkap kamera ETLE melakukan pelanggaran di wilayah Batam.

Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO
Ditlantas Polda Kepri mencatat 389.927 pelanggar yang tertangkap kamera ETLE melakukan pelanggaran di wilayah Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejak diberlakukan tilang Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE di Batam, Ditlantas Polda Kepri mencatat sudah ada sebanyak 389.927 pelanggar yang tertangkap kamera penindak melakukan pelanggaran. 

Data itu ditangkap kamera statis dan kamera Mobile Handheld atau tilang menggunakan kamera Handphone. 

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto menyampaikan hingga kini pihaknya terus memaksimalkan tilang elektronik di Batam

Bahkan sejak diberlakukan kamera ETLE penindakan mulai dari 24 Oktober lalu, total sampai saat ini sudah sebanyak 389.927  pelanggar. 

“Kita terus maksimalkan, setelah ditindak kita sampaikan himbauan terhadap pelanggar. Apalagi saat ini sedang berlangsung operasi seligi keselamatan berlalu lintas,” ujar Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, Rabu (8/2/2023). 

Bagi pengendara yang tidak terjangkau ETLE, tim patroli seligi juga langsung menegur mereka pelaku pelanggaran berlalu lintas. 

Ditlantas Polda Kepri telah melibatkan personel jajaran Polresta untuk melakukan penindakan bagi masyarakat pelanggar lalu lintas.

Baca juga: BREAKING NEWS, Seorang Pria Ditemukan Tergantung dalam Rumah di Bengkong Batam

Polantas akan turun ke jalan dan persimpangan yang rawan pengendara melakukan pelanggaran.

Dalam operasi seligi 2023 ini, menurut dia pengawasan menjadi Safety double.

Selain dilakukan ETLE penindak juga langsung oleh Personil patroli seligi.

Pelanggaran yang akan menjadi sasaran ETLE Mobile adalah yang tidak menggunakan helm, tidak memasang safety belt, menerobos lampu merah, menggunakan handphone saat berkendara dan parkir di badan jalan hingga menyebabkan kemacetan. 

Tujuan yang sama juga dilakukan dalam operasi keselamatan seligi 2023 yang  difokuskan terutama ke pengguna sepeda motor. Sebab ketika berkendara menggunakan handphone , maka keseimbangan jauh akan berkurang dan tentu sangat membahayakan.

Tidak menggunakan handphone saja, terkadang situasi lingkungan lalu lintas jalan itu bisa membuat kita tidak seimbang termasuk berbahaya juga bagi pengendara roda enpat.

“Kita imbau pada masyarakat agar tertib berlalu lintas. Jangan sampai akibat kelalaian oleh diri sendiri berujung fatal,” imbuh Dirlantas. 

Dirlantas mengatakan, angka kecelakaan di Kepri tiap tahun mengalami peningkatan. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved