Rabu, 8 April 2026

BERITA KECELAKAAN

Tabrak Karang, Kapal Bermuatan Kelapa Nyaris Karam di Belakang Padang Batam

Kapal KM Nizam Jaya bermuatan kelapa kandas di karang dan nyaris karam di perairan Belakang Padang, Batam, Jumat (10/2). Semua ABK selamat

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Dok. Tim Patroli Ditpolairud Polda Kepri
Tim Patroli Ditpolairud Polda Kepri bantu evakuasi ABK kapal KM Nizam Jaya yang kandas di Belakang Padang, Batam, Jumat (10/2/2023) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan kapal kembali terjadi di perairan Belakang Padang, Batam, Jumat (10/2/2023).

Satu unit kapal dengan nama lambung KM Nizam Jaya kandas di karang dan nyaris karam.

Insiden itu sempat menyita perhatian masyarakat nelayan sekitar.

Bukan tanpa sebab, muatan kapal berupa ribuan butir kelapa kering bertebaran di perairan sekitar pulau.

Beberapa nelayan kecil pun ada yang berupaya memanfaatkan momen itu untuk mengumpulkan kelapa kering.

Hingga kini kapal KM Nizam Jaya dengan GT 34 itu masih kandas di Perairan Pulau Serapat, Kelurahan Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang dan nyaris karam.

Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Kepri Kombes Pol Boy Herlambang, mengatakan evakuasi kapal masih menunggu informasi dari pihak agen kapal.

Baca juga: BREAKING NEWS, Kapal Kargo MSC Tabrak Karang Batu Berhenti Perairan Batam 

“Saat ini kapal masih berada di lokasi, karena kondisi bawahnya sudah bocor dihantam karang. Masih menunggu informasi dari pihak agen kapal, apakah ditarik nantinya atau diangkat,” ujarnya, Sabtu (11/2/2023).

Ia mengatakan saat ini muatan kapal telah dikosongkan. Barang muatan sudah dipindahkan ke kapal lainnya.

Kapal KM Nizam bermuatan kelapa nyaris karam di Belakang Padang Batam setelah kapal tabrak karang, Jumat (10/2/2023)
Kapal KM Nizam Jaya bermuatan kelapa nyaris karam di Belakang Padang Batam setelah kapal tabrak karang, Jumat (10/2/2023) (Dok. Tim Patroli Ditpolairud Polda Kepri)


Menurutnya, kapal itu harus diangkat. Jika kapal itu ditarik, maka akan menyebabkan kebocoran yang panjang.

Sebab badan bagian bawah kapal sudah bocor menghantam karang.

Boy menerangkan kronologi kecelakaan laut itu terjadi Jumat (10/2/2023) sekira pukul 05.00 WIB.

Dari penyelidikan polisi, kapal tersebut kandas akibat human error.

Kapal tersebut membawa muatan 80 ribu butir kelapa yang datang dari Tembilahan Riau bertolak ke Batam.

Namun setibanya di perairan Serapat, kapal itu kandas dan menghantam karang.

Baca juga: Kapal Nelayan Karam di Kepulauan Seribu Setelah Tabrak Karang Akibat Cuaca Buruk

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved