Selasa, 14 April 2026

BERITA KRIMINAL

Baru Keluar Penjara, Pria Ini Tewas Dibunuh Anak Orang yang Pernah Dibunuhnya

Syahid (60) warga Desa Sruni, Kecamatan Klakah, Kabuaten Lumajang, Jawa Timur, tewas dibunuh Joto anak dari Nasari yang ia bunuh pada 2015 silam.

Editor: Eko Setiawan
Kompas.com / Miftahul Huda
Syahid (60) warga Desa Sruni, Kecamatan Klakah, Kabuaten Lumajang, Jawa Timur, tewas dibunuh Joto anak dari Nasari yang ia bunuh pada 2015 silam. 

Syahid oun mulai bebas pada Idul Fitri 2022.

Baca juga: Sinyal 4G dan Wifi Internet di Pulau Jemaja Anambas Bakal Alami Gangguan, Ini Sebabnya

"Waktu itu sudah vonis 10 tahun menjalani tujuh tahun, hari raya kemarin sudah keluar tapi tidak kembali ke rumah ini," tambahnya.

Setelah hampir setahun bebas tidak pulang, pagi tadi sekira pukul 10.00 WIB, Syahid tiba-tiba pulang ke rumahnya.

Syahid datang dengan menumpang ojek dan lewat di depan rumah Joto.

Melihat kedatangan Syahid, dendam atas meninggalnya sang ayah ditangan Syahid sontak muncul kembali.

Joto pun lantas mengambil celurit di rumahnya dan langsung mendatangi rumah Syahid.

Kala itu, Joto datang bersama satu orang rekannya. Saat dibukakan pintu oleh Syahid, Joto yang menyembunyikan senjata tajam dibalik bajunya mengatakan kedatangannya hanya untuk bertamu.

Syahid pun lantas mempersilahkan kedua tamunya itu untuk masuk.

Namun, Joto meminta rekannya yang datang bersamanya untuk keluar.

Syahid yang merasa curiga, langsung beranjak pergi ke kamarnya untuk mengambil clurit miliknya.

Belum sampai masuk kamar, Joto dengan gelap mata langsung menghabisi nyawa Syahid dengan membacok leher korban dari belakang menggunakan clurit yang dibawanya.

Usai membunuh Syahid, Joto pun langsung bergegas pulang ke rumahnya.

"Modusnya bertamu kemudian korban sudah merasa ada sesuatu yang akan terjadi, pada saat dia kembali ke kamar langsung diikuti oleh pelaku dan langsung si korban dilakukan penganiayaan dengan senjata tajam sampai meninggal dunia di tempat," jelas Boy Jeckson.

Boy berharap, aksi balas dendam yang melatar belakangi kejadian ini tidak berlanjut dengan aksi balas dendam lain dari pihak keluarga.

Ia memastikan, proses hukum akan dijalani oleh pelaku yang saat ini sudah ditahan di Mapolres Lumajang.

"Harapan saya kasus ini tidak berkembang antar kedua keluarga dan saya memastikan kasus ini akan diselesaikan secara hukum," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Nyawa Dibalas Nyawa, Baru Bebas dari Penjara Syahid Tewas di Tangan Anak yang Ayahnya Ia Bunuh

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved