BATAM TERKINI

Target Bebas Banjir dan Macet 2024, Camat Batuaji Usulkan 15 Program Jalan dan Drainase

Untuk mewujudkan Batuaji bebas banjir dan macet, Camat Batuaji, Faisal Novrieco mengusulkan 15 program pelebaran jalan dan pembangunan drainase.

TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Camat Batuaji Faisal Novrieco menargetkan, wilayah Batuaji bebas banjir dan bebas macet pada 2024 mendatang. 

BATAM, TRIBUNBaTAM.id - Camat Batuaji mengusulkan 20 program prioritas pembangun di wilayahnya saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2023.

Dari 20 usulan prioritas tersebut,  15 usulan di antaranya merupakan program perlebaran jalan dan pembangunan drainase.

Sementara lima usulan lainnya yakni juga perbaikan jalan di dalam pemukiman yang tidak bisa tersentuh PSPK, satu usulan perbaikan tuang IGD Puskesmas dan satu usulan lainnya yakni peningkatan infrastruktur sekolah di Kelurahan Buliang.

Dominasi proyek jalan dan drainase itu karena Camat Batuaji menargetkan wilayah Batuaji bisa bebas banjir dan macet pada 2024 mendatang.

Camat Faisal Novrieco mengatakan, wilayah Batuaji, secara geografis cukup sempit tetapi penduduknya cukup padat, terlebih di dua kelurahan di Batuaji, yakni Kelurahan Buliang dan kelurahan Bukit Tempayan.

Meski wilayahnya sempit, namun kontur pemukiman di Batujai, sangat riskan terjadi banjir.

Baca juga: BUKAN Tanggungjawab Pemko Semua, Begini Pembagian Kewenangan Jalan di Batam

"Contoh wilayah Kelurahan Bukit Tempayan, sesuai dengan namanya, konstur pemukiman di wilayah tersebut rawan banjir karena wilayah itu merupakan perkumpulan air seperti Tempayan. Air dari daerah lain mengalir ke daerah tersebut," kata Faisal.

Sementara wilayah lainnya seperti Kelurahan Tembesi, mulai dari MKGR, Putri Tujuh, sampai Genta Tiga, kontur daerahnya perbukitan. Tetapi penduduknya cukup padat.

"Jadi pelebaran jalan dan perbaikan drainase harus kita laksanakan," kata Faisal.

Di samping itu, di wilayah Kelurahan Tanjunguncang, permasalahan juga beda, di mana lokasi pemukiman sangat berada di dekat laut.

"Jadi saluran drainase harus bagus, agar masyarakat tidak terimbas banjir rob saat hujan deras turun," kata Faisal.

Dia mengatakan, saat ini untuk jalan-jalan di wilayah Batuaji, kondisinya juga sudah sangat membutuhkan pelebaran, seiring pertumbuhan penduduk.

"Jalan yang perlu dilebarkan yakni wilayah Aviari sampai ke RSS, dan juga jalan pahlawan dari Simpang Tobing menuju jalan R Suprapto.

Kita harapkan untuk tahun 2024 Kecamatan Batuaji bisa bebas banjir dan juga bebas macet.

Sementara mengenai usulan dari Kecamatan Batuaji, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya air Kota Batam, Yumasnur, mengatakan, pihaknya fokus terhadap pelebaran jalan dan juga pembangunan drainase.

"Untuk tahun 2022, kita masih fokus lanjutkan pelebaran jalan Pahlawan dari Simpang Tobing, menuju jalan R.Suprapto," kata Yumasnur.

Selain itu ke depan pihaknya juga akan melakukan pembangunan saluran drainase, dari perumahan Kodim, yang selama ini menjadi langganan banjir. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)

 

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved