Kamis, 7 Mei 2026

BATAM TERKINI

KESAKSIAN Ketua RT Tentang Sosok Jujun, Korban Kecelakaan Maut di Batam 

Warga Perumahan Puri Pesona 2, Tanjung Uncang Batam mengantarkan jenazah Jujun Junaedi, korban laka maut ke pekamaman. Ini kata pak RT.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng |
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Jenazah Jujun Junaedi saat hendak di bawah ke Pemakaman Umum Sei Temiang, Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id -  Lantunan ayat suci Al Quran terdengar di Mushola Raudhatul Jannah Puri Pesona 2, Cluster E. Tanjunguncang Batam.

Suara merdu itu mengiringi perjalanan ambulans warna putih dan ratusan warga setempat dari rumah Jujun di blok C nomor 20 ke Mushola 

Mereka mengantarkan jenazah Jujun ke mushola tersebut untuk disalatkan terlebih dahulu.

Di lokasi area rumah duka hingga ke mushola tampak ramai.

Tidak hanya pria namun ibu-ibu juga ikut mengantarkan jenazah Jujun dari kediaman, musholla hingga ke pemakaman terakhir.

Sebagian dari mereka menggunakan baju warna hitam yang menandakan sedang berdukacita.

Di tengah-tengah masyarakat hadir seorang wanita mengenakan kerudung hitam.

Wanita yang akrab disapa Bude di Perumahan Puri Pesona 2 tampak sedih dengan raut muka memerah dan sesekali matanya mengeluarkan air mata.

Bude merupakan istri kedua Jujun pria yang menjadi korban lalu lintas di jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang, Senin (20/2/2023).

Baca juga: Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan di Batam Tewaskan Jujun Junaedi

Ia begitu tampak lemas, tatapan kosong kerap kali terjadi pada dirinya. Baik di rumah hingga Musholla.

Bude sendiri seakan membisu dan tidak mengeluarkan sepenggal kata saat jenazah suaminya hendak dikeluarkan dari rumah mereka.

Kendati demikian, Bude tampak setia menemani Jujun hingga ke Pemakaman Umum Sei Temiang.

Bude duduk di bagian depan ambulans sementara anak-anaknya duduk di belakang.

Rombongan tersebut berangkat dari musholla tersebut sekitar pukul 19.20 WIB, menuju ke Sei Temiang.

Jujun Junaedi meninggal dunia pada umur ke 52, ia meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

Jujun diketahui pernah gagal dalam berumah tangga.

Istri pertamanya sudah cerai dan memiliki 3 orang anak.

Sementara istri kedua dikaruniai satu orang anak yang masih kecil.

Ketua RT 01, RW 015 Perumahan Puri Pesona 2 Ashari mengaku sangat kehilangan sesosok pria yang jujur.

"Dia sangat jujur. Semua keuangan keamanan dia laporkan secara detail. Saya pribadi sangat merasa kehilangan," katanya.

Jujun selama ini dikenal sebagai securiti yang baik, rajin dan sering membantu warga.

"Meski bertugas sebagai pengaman, hampir semua keluhan warga dilayaninya. Baru-baru ini dia bantu angkat air untuk warga setempat," kenang Ashari.

Tidak hanya itu, kebersihan perumahan juga menjadi salah satu perhatian dari Jujun.

"Jujun sudah bekerja menjadi securiti di Perumahan ini sudah hampir dua tahun. Selama ini tidak ada hal-hal aneh yang dilakukan kepada warga. Semoga almarhum diterima di sisi Allah Subhanahu wa Taála. Karena beliau sangat baik," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng).

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved