KESEHATAN
Amankah Penderita Asam Lambung Berpuasa? Ini Saran dari Ahli Medis
Dalam sebuah penelitian ilmiah menunjukkan keluhan sakit bagi penderita asam lambung dapat berkurang jika berpuasa.
TRIBUNBATAM.id - Tak terasa dalam hitungan minggu, bulan Ramadhan akan tiba.
Umat muslim akan melakukan ibadah puasa sesuai dengan kewajibannya.
Lalu bagaimana penderita asam lambung, apakah aman melakukan puasa?
Sebagaimana diketahui penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan.
Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri pada ulu hati, heartburn, serta berbagai gejala lainnya pada area dada bagian bawah dan perut.
Untuk itu simak tips menjalankan puasa Ramadan bagi penderita asam lambung.
Dalam sebuah penelitian ilmiah menunjukkan keluhan sakit bagi penderita asam lambung dapat berkurang jika berpuasa.
Baca juga: Wajib Tahu, Begini Pertolongan Pertama Ketika Asam Lambung Tinggi Kumat
Baca juga: 5 Tips Berpuasa bagi Penderita Maag agar Terhindar dari Asam Lambung Naik
Dokter spesialis gizi klinik di Laboratorium Gizi Fakultas Kedokteran UNS dan RSUD Moewardi, Dr Amelya Augusthina Ayusari MGizi SpGK menjelaskan, jika di Indonesia ada yang melakukan penelitian tentang hal itu.
Dalam penelitian tersebut, kelompok dibagi menjadi 2, kelompok pertama pasien yang menderita asam lambung dan tetap berpuasa, sedangkan kelompok kedua pasien yang menderita asam lambung namun tidak berpuasa.
"Ada penelitian di Indonesia tentang pasien yang menderita sakit lambung," papar Dr Amelya yang dilansir Tribunjakarta.com.
"Kelompok pertama, pasien ini berpuasa saat sakit asam lambung, kelompok kedua tidak berpuasa," jelasnya.
Saat kelompok pertama pertama diuji, ternyata keluhan sakit lambungnya berkurang secara signifikan.
Berbeda dengan kelompok kedua yang masih tetap mengeluhkan sakit asam lambung.
"Kemudian hasil pasien yang berpuasa saat sakit asam lambung, keluhan sakit lambungnya justru berkurang," kata dia.
"Sedang yang kelompok lain, tetap mengeluhkan sakit lambung dengan tidak berpuasa," ungkapnya.
Teraturnya waktu makan, seperti saat sahur dan berbuka ternyata mampu mempengaruhi kesehatan lambung kita pada umumnya.
Meskipun yang harus diperhatikan adalah tetap menjalani pantangan untuk tidak makan pedas, gorengan maupun soda saat kita hendak sahur maupun berbuka.
"Setelah diteliti ternyata, makanan yang teratur di jam seperti berbuka dan sahur mempengaruhi kesehatan lambungnya," paparnya.
"Meskipun makanannya harus diperhatikan, seperti tidak makan pedas, gorengan maupun soda," ujar Dr Amelya.
(*/TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/asam-lambung-ilustrasi-gerd.jpg)