Selasa, 7 April 2026

BATAM TERKINI

DPRD Kepri Sidak PT Ably Metal Indonesia Batam, Dapat Sejumlah Temuan

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Alex Guspeneldi dan tim melakukan inspeksi mendadak ke PT Ably Metal Indonesia Kabil terkait kematian seorang pekerja.

TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nur Fadillah
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Alex Guspeneldi dan tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Ably Metal Indonesia Kabil yang berlokasi di Kawasan Industri Kabil, Kota Batam. Sidak itu terkait kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus kematian pekerja PT Ably Metal Indonesia Kabil, Ahmad Madi (33), terus mendapat sorotan banyak pihak.

Terbaru, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Alex Guspeneldi dan tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan yang berlokasi di Kawasan Industri Kabil, Kota Batam, tersebut.

Selama sidak, Alex mendapatkan sejumlah temuan.

Salah satunya adalah tidak adanya Standard Operating Procedure (SOP) yang jelas untuk manajemen ataupun pekerja di perusahaan tersebut.

"Kami sudah sidak ke sana hari Senin lalu. Tidak ada satu orang pun yang bisa mengatakan dirinya manajer. Itu tidak bisa, kok tidak ada yang bertanggungjawab dalam kasus ini," kata Alex kepada Tribun Batam, Jumat (24/2/2023).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyayangkan sikap manajemen yang seolah menutupi kematian Ahmad Madi dari pihak-pihak terkait.

Oleh karenanya, Alex mendorong agar penyidik kepolisian dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri untuk bekerja maksimal dalam menuntaskan insiden kematian pria asal Tembilahan, Riau, tersebut.

Baca juga: MALING Sandal di Masjid Marak, Warga Bengkong Mengadu ke Polisi

"Agar peristiwa ini tak terulang lagi ke depan. Jadi harus kita kawal dan dorong penyidik untuk bekerja maksimal," tambahnya.

Di sisi lain, Alex Guspeneldi juga mendorong pihak Kawasan Industri Kabil untuk ikut serta dalam mengawal insiden naas yang terjadi Minggu lalu.

"Peran kawasan di kejadian ini sangat penting. Termasuk menertibkan administrasi dan core business. Jangan hanya menyewakan lokasi. SOP perusahaan harus jelas dan kawasan ikut terlibat aktif untuk menanganinya," katanya.

Sampai saat ini, insiden kematian Ahmad Madi masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan pengawas tenaga kerja Provinsi Kepri. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved