Nahdlatul Ulama Berduka, Kecelakaan Tewaskan Keluarga Pengurus Ponpes di Magelang
Kecelakaan Tol merenggut nyawa keluarga pengurus Ponpres Nurul Hasan Tegalrejo, Magelang, Sabtu dini hari. Nahdlatul Ulama berduka.
KARANGANYAR, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan di Tol Solo - Kertosono membuat keluarga besar Nahdlatul Ulama aatu NU Magelang berduka.
Sebab dalam kecelakaan pada Sabtu (25/2/202) sekira pukul 03.05 WIB, empat keluarga pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasan, Tegalrejo, Magelang meninggal dunia.
Empat korban tewas dalam kecelakaan di Tol Solo - Kertosono, KM 512,8 Jalur B merupakan anak dan cucu KH Sholichun, pengasuh Ponpes Nurul Hasan.
Keluarga Pondok Nurul Huda Tegalrejo, Magelang yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan tersebut diketahui dalam perjalanan pulang dari pengajian di Tulungagung, Jawa Timur.
Mobil Kijang Innova yang membawa empat keluarga KH Sholikhun itu bertabrakan dengan truk tronton dengan nomor polisi E 9342 AD yang dikemudikan Anwar.
Baca juga: 10 Orangtua Siswa SMPN 3 Batam Nyaris Kena Tipu, Dikabari Anak Kecelakaan
Dua kendaraan tersebut sama-sama melintas dari arah Ngawi menuju ke Solo.
Kijang Innova dengan nomor polisi AA 933 FK dikemudikan oleh Ali Al Rohmad.
Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Aliet Alphard, menyampaikan semula kedua kendaraan melintas dari arah Ngawi menuju ke Solo dengan posisi truk tronton berada di depan Innova.
"Diduga pengemudi Innova kelelahan dan mengantuk, kemudian menabrak bagian belakang sebelah kanan truk," katanya saat dihubungi TribunMuria.com.
Dia menuturkan, tiga penumpang Innova meninggal dunia dan satu penumpang luka berat akibat kecelakaan tersebut.
Identitas tiga penumpang yang meninggal dunia masing-masing Anisa Munasifah, Azmi Diva Fasshichah dan Afan Mufti Hartoni.
Baca juga: PKB Batam Berduka, Tokoh Pendiri Nahdlatul Ulama KH Nabhan Midi Karso Wafat
"Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Jenazah dan korban dibawa ke Rumah Sakit Moewardi Solo," ucapnya.
Sesampainya di rumah sakit, korban luka berat dalam kecelakaan maut di Tol Solo - Kertosono atau Tol Solo - Ngawi tersebut akhirnya meninggal dunia.
Semuanya merupakan keluarga KH Sholikhun dari Pondok Pesantren Nurul Hasan Tegalrejo, Magelang.
Sementara Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito mengungkap, terdapat sembilan orang dalam mobil Kijang Innova yang terlibat kecelakaan dengan truk tronton di Tol Solo - Kertosono atau Tol Solo - Ngawi.
Empat orang meninggal dunia, sementara lima lainnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Moewardi Solo.
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Innova menabrak bagian belakang truk muatan saat melintas di KM 512. Mereka warga Magelang, dari Tulungagung mengikuti pengajian, pukul 11.00 (23.00) kembali ke Jateng," katanya.
Baca juga: Kapolda Jambi Korban Selamat Kecelakaan Helikopter Pernah Tugas di Polda Kepri
Dia menuturkan, sopir Innova, Ali Al Rohmad mengalami luka dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Moewardi Solo.
Pihak kepolisian belum bisa meminta keterangan sopir terkait kecelakaan tersebut karena masih menjalani perawatan dan syok.
Sementara itu sopir truk, Anwar saat ini masih diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Karanganyar untuk dimintai keterangan oleh polisi.
"Soal penyebab kecelakaan masih menunggu olah TKP dari Satlantas Polres Karanganyar dibackup Dirlantas Polda Jateng dengan Tim TAA (Traffic Accident Analysis)," terangnya.
Adapun 4 penumpang Innova yang meninggal dunia masing-masing, Azmi Diva Fashichah, Afan Mufti Hartoni, Muhammad Amtsal Lukluk dan Anisa Munasifah.
Mereka mengalami luka pada bagian kepala.(TribunBatam.id) (TribunMuria.com/Agus Iswadi)
Sumber: TribunMuria.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kecelakaan-Tol-tewaskan-keluarga-Kyai-NU.jpg)