RAMADHAN

Bacaan Niat dan Tata Cara Puasa Qadha Bagi yang Ingin Membayar Utang Puasa Ramadhan

Niat puasa qadha Ramadhan bisa dibaca secara lisan atau bisa juga di dalam hati, namun dengan bacaan yang benar.

Freepik.com
Mengganti utang puasa wajib dilakukan umat muslim dengan melakukan puasa qadha. 

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “ Aku berniat untuk meng qadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.”

Tata Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan

Puasa Ramadan adalah puasa yang diwajibkan dalam Islam kepada setiap umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

Meski begitu, Islam tidak pernah mempersulit umatnya dalam menjalankan ibadah.

Seperti halnya ketika ada umat Islam yang berhalangan untuk menjalankan puasa Ramadhan, maka bisa menggantinya di luar bulan Ramadhan atau yang disebut dengan qadha.

Setelah mengetahui bacaan niat puasa qadha Ramadhan, maka juga perlu mengetahui bagaimana tata cara mengganti atau membayarnya.

Untuk mengganti puasa Ramadhan ini,  bisa melakukannya kapan saja di luar bulan Ramadan.

Di mana niat puasa qadha Ramadhan dibaca pada malam harinya.

Namun perlu ketahui bahwa hukumnya makruh jika mendahulukan puasa sunah daripada puasa qadha.

Seperti halnya yang dijelaskan dalam kitan Al-Jami’ li Ahkam Ash-Shiyam, dikatakan oleh Imam Abu anifah berikut:

“ Kewajiban meng- qadha puasa Ramadhan adalah kewajiban yang lapang waktunya tanpa ada batasan tertentu, walaupun sudah masuk Ramadhan berikutnya.”

Sedangkan dalam menjalankan qadha puasa Ramadhan dilakukan berurutan atau tidak memiliki beberapa pendapat yang berbeda sebagai berikut:

Pertama, cara melakukan qadha puasa Ramadhan harus dilaksanakan secara berurutan karena puasa yang ditinggalkan juga berurutan.

Meski begitu, dalam hal ini belum ada hadis yang shahih mengenai pendapat tersebut.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved