SELEB TERKINI
Ibu Ferry Irawan Sindir Venna Melinda yang Datangi Anaknya Sendirian
Venna Melinda datangi Ferry Irawan diam-diam ke Polda Jawa Timur, hal itu buat ibu Ferry Irawan aneh dengan sikap Venna Melinda.
TRIBUNBATAM.id - Ibu Ferry Irawan, Hariati beri sindiran pada Venna Melinda.
Hal itu setelah Venna Melinda datang sendiri ke Surabaya menemui Ferry Irawan.
Diketahui Ferry Irawan ditahan Polda Jawa Timur setelah Dilaporkan Venna Melinda atas kasus KDRT.
Kini Ferry Irawan dan Venna Melinda juga dalam proses perceraian, Minggu (5/3/2023).
Ibu Ferry Irawan mengatakan tujuan Venna Melinda meenghampiri putranya untuk desak suami mengakui tindakan KDRT.
Hariati kaget karena Venna Melinda datang menemui anaknya.
Baca juga: Verrell Bramasta Tak Kecewa Venna Melinda Cabut Gugatan Cerai ke Ferry Irawan
Selain itu Hariati juga merasa aneh dengan sikap Venna Melinda yang mendatangi Ferry Irawan di Polda Jawa Timur.
Ia merasa aneh dan kaget mendengar cerita Ferry Irawan yang menyebut Venna Melinda datang menemuianya.
"Aneh banget, saya juga kaget katanya, 'ada Venna, ada Venna," ungkap Hariati, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (3/3/2023).
Hariati membeberkan Venna pergi ke Surabaya sehari setelah menghadiri sidang cerai, Kamis (23/2/2023) lalu.
"Pas banget habis ketemuan di sidang pengadilan agama kan tanggal 23, besoknya itu (Venna) langsung ke Surabaya, sendirian lagi," jelas Hariati.
Hariati terdengar melontarkan sindiran pada Venna yang berani datang sendiri ke rutan tanpa pengacaranya.
"Katanya sakit tulang rusuk, tapi kok bisa dia berangkat sendirian, hebat," ucapnya.
Hariati mengaku mengetahui kedatangan Venna dari cerita Ferry saat ia menengok putranya yang masih menjadi tahanan Polda Jatim.
"Ferry cerita, bahwa ada Venna datang, terus katanya Ferry disuruh mengakui bahwa dia bersalah," katanya
Kepada Hariati, Ferry mengungkapkan cara Venna membujuknya agar mau mengakui perbuatan KDRT.
Baca juga: Venna Melinda Cabut Gugatan Cerai pada Ferry Irawan, bakal Ajukan Rekonvensi
Ferry dibujuk dengan kebebasan dari sel tahanan.
"Katanya (Venna), 'nanti kamu bisa dibebaskan, tapi kamu harus bilang dulu baru dibebaskan," ucap Hariati.
Hariati pun mengatakan bujuk rayu Venna merupakan sebuah kebohongan.
"Kan nggak mungkin dong, kalau misalnya udah mengakui malah tambah (runyam)."
"Jadi Ferry dibohong-bohongi, sementara Ferry tidak berbuat seperti itu (KDRT)," terang Hariati.
Maya, adik Ferry Irawan juga bersama sang ibu juga turut menjenguk kakaknya yang ditahan itu.
Ia juga mengaku kaget mendengar cerita Ferry.
"Semua ya pada kaget gitu, kenapa bisa ditemuin tanpa pengacara," kata Maya.
Berdasarkan penuturan sang kakak, Maya menyebut Ferry sempat menanyakan kehadiran pengacara dalam pertemuannya dengan Venna kala itu.
"Bahkan katanya Kak Ferry sempat tanya, 'pengacara saya mana? Kan ada pengacara Bang Jefri di sana'," ujar Maya.
Baca juga: Ibunda Sebut Ferry Irawan jadi Korban KDRT karena Ditendang Venna Melinda
Namun, akhirnya pertemuan Ferry dan Venna tanpa didampingi pengacara masing-masing.
"Tapi dia bilang katanya, 'nggak usah pakai pengacara dulu, ini Kak Venna juga nggak pakai pengacara', katanya gitu," pungkas Maya.
Desakan Venna Melinda Dicurigai Berkaitan dengan Berkas yang Dinyatakan P19
Tim kuasa hukum keluarga Ferry Irawan, Agustinus Nahak mencurigai kedatangan Venna Melinda ke rutan berkaitan dengan berkas KDRT yang dinyatakan P19 atau belum lengkap.
Agustinus Nahak juga meragukan kebenaran peristiwa KDRT yang dilakukan Ferry pada Venna.
Keraguannya itu berdasar pada perkara yang sampai saat ini belum disidangkan.
"Kalau dari awal KDRT itu terjadi, sudah pasti kasus ini akan P21 bahkan sudah tahap 2, bahkan persiapan untuk sidang. Faktanya kan tidak," jelasnya.
Ia menduga Venna yang mendesak Ferry mengakui tindakan KDRT berkaitan dengan berkas perkarang yang dinyatakan P19 oleh kejaksaan.
"Kenapa ada P19 dan kenapa ada intimidasi, ini pasti ada hubungannya," ungkapnya.
Nahak menyayangkan aksi Venna yang datang secara diam-diam menemui Ferry.
Baca juga: Athalla Naufal Sebut Venna Melinda Trauma dan Takut Ketemu Keluarga Ferry Irawan
"Ya kalau datang bawa pengacaranya, kasih tahu dulu pengacara, kasih tahu dulu pengacara pihak Ferry. Jangan main datang sendiri aja," jelasnya.
Ia mempertanyakan tujuan Venna menemui Ferry di tahanan secara diam-diam.
"Kenapa datang intimidasi Ferry di sel, untuk apa, ada apa itu?" sambungnya.
Nahak menduga intimidasi itu dilakukan untuk mendapatkan pengakuan Ferry yang bisa dijadikan sebagai alat bukti.
"Anda lakukan penyidikan, faktanya orang ditahan. Berarti kan dua alat bukti harus sudah cukup dong, nyatanya kan tidak."
"(Justru) interview untuk ngaku, karena kalau Ferry mengaku berarti alat bukti usulnya terbukti. Tapi Ferry selama ini kan merasa bahwa dia tidak melakukan KDRT," bebernya.
Nahak pun menduga-duga tujuan sebenarnya Venna menemui Ferry di sel tahanan.
"Ada apa pertanyaannya Venna datang sendiri menemui Ferry? Untuk apa?"
"Kan dia mau memenjarakan Ferry, ya penjarakan saja. Kenapa datang-datang lagi ke sel?" katanya.
Ia menyebut orang dalam tahanan tidak boleh mendapatkan intimidasi.
"Ini masalah hukum, jadi tidak boleh mengintimidasi orang dalam sel," tutupnya.
Baca juga: Venna Melinda Menunduk Salaman dengan Ibu Ferry Irawan di Sidang Cerai
(Tribunnews.com/dian)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Venna Melinda Sendirian Temui Ferry Irawan, Hariati Beri Sindirian: Katanya Sakit Tulang Rusuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ibu-Ferry-Irawan-buka-suara-setelah-anaknya-ditahan-karena-kasus-KDRT-terhadap-Venna-Melinda.jpg)