LONGSOR DI NATUNA
Kepala BNPB RI Minta Tim Maksimalkan Pencarian Korban Longsor di Serasan Natuna
Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto minta tim gabungan maksimalkan pencarian korban longsor di Serasan Natuna dalam 7 hari
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto meminta tim gabungan untuk memaksimalkan proses pencarian korban longsor di Genting, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna.
Hal tersebut ia sampaikan saat berkunjung dan meninjau lokasi longsor di Serasan Natuna tepatnya di Genting, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Rabu (8/3/2023).
Saat peninjauan, Kepala BNPB didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kapolda Kepri, Danrem 033/WP, Bupati Natuna dan sejumlah Forkompimda Natuna.
Letjen TNI Suharyanto mengatakan, bahwa masa tanggap darurat adalah tujuh hari. Dalam tujuh hari diperkirakan anggota tubuh manusia masih lengkap, sehingga mempermudah dalam evakuasi.
"Masa tanggap darurat itu tujuh hari golden days. Jadi selama beberapa hari ini harus kita maksimalkan pencarian. Sebab dalam tujuh hari kemungkinan anggota tubuh korban masih lengkap, sehingga mudah dievakuasi," kata Kepala BNPB.
Untuk memaksimalkan proses pencarian korban longsor, BNPB memberikan bantuan berupa ekskavator empat unit, lori lima unit dan glader satu unit.
Selain itu, BNPB juga menyerahkan lima unit motor trail, mobil dapur untuk dapur umum dan uang tunai Rp 1 miliar.
Baca juga: Longsor di Serasan Natuna Timbun Puluhan Rumah Warga di Bawah Tebing dan Bukit
Diketahui, korban meninggal dunia akibat longsor di Genting Desa Pangkalan yang sudah ditemukan hingga Rabu 8 Maret 2023, pukul 15.56 WIB berjumlah 19 orang.
Diperkirakan jumlah ini masih akan bertambah lantaran masih ada sekitar 34 orang yang belum diketahui keberadaannya. (Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/08032023Kepala-BNPB-di-lokasi-longsor-Serasan.jpg)